Alami Depresi, Ibu Rumah Tangga Ceburkan Diri ke Sungai Brantas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas sebelum mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas sebelum mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Penemuan mayat di tepian Sungai Brantas Desa Pohgajih Kec Selorejo Kab Blitar pada Kamis (23/3) sekitar pukul 10.00 WIB mengejutkan warga sekitar aliran Sungai Brantas yang sedang aktifitas (memancing) di sungai.

Penemuan jasad wanita di tepi sungai Brantas itu langsung ditindaklanjuti Polsek Selorejo dipimpin langsung Kapolseknya AKP Eko Sujoko SH. Setelah koordinasi dengan Polres Blitar guna dilakukan identifikasi korban, tak lama team Identifikasi Satreskrim Polres Blitar mendatangi TKP dan melakukan identifikasi jasad wanita yang saat itu belum diketahui identitasnya.

"Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi oleh team Iden bersama Kapolsek Selorejo dan anggotanya termasuk perangkat desa Pohgajih, diketahui korban adalah Septianasari (21) istri dari Aji Prasetiyo (36) warga desa setempat," terang Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuti S.IK melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono pada wartawan Kamis (23/3).

Jasad pertama kali ditemukan saksi Suwoko (37) warga Desa Pohgajih saat sedang mencari ikan di tepian Sungai Brantas, dan melihat sosok wanita mengapung di tepian sungai Brantas, hanya kenakan pakaian dalam. 

"Saksi Suwoko terus minta bantuan Susanto teman sesama pencari ikan untuk mengangkat jasad tersebut ke tepi sungai, oleh kedua saksi terus dilaporkan ke Kantor desa," papar Iptu Udhiyono.

"Dari keterangan dari pihak keluarganya, korban alami depresi berat sejak dua bulan lalu dan dalam taraf penyembuhan, korban meninggalkan rumahnya sejak Rabu 21 Maret sekitar pukul 04.00 sudah tidak ada di rumah, sesuai keterangan Aji Prasetyo (suami korban) ketika melapor ke Kantor desa Pohgajih,"  Iptu Udhiono menambahkan.

Setelah dilakukan otopsi luar, diketahui ada luka lebam pada bawah telinga, sudut bibir, keluar tinja dari duburnya, dan tidak ada tanda tanda kekerasan lainnya.

Untuk perhiasan milik korban berupa anting-anting dan cincin masih melekat di telinga dan jari jari korban.

"Diperkirakan korban bunuh diri dengan melompat ke sungai Brantas yang airnya deras dan dalam, untuk barang bukti selain CD hitam dan BH warna coklat juga perhiasan milik korban. Sedang pihak keluarga tidak menginginkan korban diotopsi, dengan membuat surat pernyataan." pungkas Udhiyono. Les

Berita Terbaru

Peringatan Hardiknas, Momentum untuk Merefleksi, Meneguhkan dan Menghidupkan Semangat Pendidikan Nasional

Peringatan Hardiknas, Momentum untuk Merefleksi, Meneguhkan dan Menghidupkan Semangat Pendidikan Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 10:39 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bukan sekadar seremonial, melainkan m…

Wali Kota Mojokerto Resmi Serahkan SK kepada 7 Kepala Sekolah Terpilih

Wali Kota Mojokerto Resmi Serahkan SK kepada 7 Kepala Sekolah Terpilih

Minggu, 03 Mei 2026 10:33 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bertepatan dengan peringatan Hardiknas pada Sabtu (02/05/2026) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari secara langsung menyerahkan…

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…