SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ditemukan seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), berinisial UA (21) dalam keadaan meninggal dunia di kamar kosnya akibat mengidap tuberkulosis (TBC).
Dugaan penyakit tersebut berdasarkan riwayat pengobatan dan informasi rumah sakit yang sempat merawatnya. Mahasiswa tersebut bertempat tinggal (kos) di daerah Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY pada pekan lalu.
Mahasiswa semester akhir asal Demak Jawa Tengah itu, dituturkan pada 13 Februari 2023 sudah mengajukan izin sakit kepada dosennya disertai surat keterangan dari dokter. Dua minggu kemudian, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan itu menghubungi lagi dosennya dan menjelaskan bahwa kondisi kesehatannya menurun.
Menaggapi hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMY Faris Al-Fadhat menyebut pihaknya melakukan tindakan preventif agar kejadian seperti itu tidak terulang. Salah satunya yaitu melakukan skrining terhadap dosen hingga mahasiswa.
"Berdasarkan gejala-gejala yang dialami oleh almarhum UA, dan mengingat akan ada kemungkinan penularan, dalam 2 hingga 3 hari ke depan UMY akan melakukan screening TBC kepada seluruh dosen, staf dan mahasiswa," kata Faris, Kamis (30/03/2023).
Hasil skrining menunjukkan, ada 16 mahasiswa yang melakukan kontak erat dengan UA. Ke-16 mahasiswa tersebut diminta untuk beristirahat di rumah selama dua pekan.
"Hasilnya ada 16 mahasiswa yang kontak langsung dengan UA," kata Faris.
"Seluruhnya sudah selesai diidentifikasi, dan sudah diminta untuk beristirahat di rumah sambil kami pantau kondisi kesehatan mereka hingga dua minggu ke depan," lanjutnya. dsy/trb/tmp/dc
Editor : Desy Ayu