WHO dan Kemenkes Beri Isyarat, Status Pandemi Covid-19 Akan Dicabut Tahun Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. SP/ AP
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. SP/ AP

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - WHO (World Health Organization) dikabarkan memberikan sinyal kuat bahwa status pandemi Covid-19 yang sempat meresahkan warga dunia selama lebih dari tiga tahun sebentar lagi akan dicabut. Namun, disisi lain WHO juga masih menganggap Covid-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat.

Terkait status pandemi Covid-19, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan tak mau terburu-buru dan mendahului Komite darurat. Dia ingin para ahli mendiskusikannya dengan bebas terkait keputusan tersebut.

"Saya rasa kami bisa mencabut (status pandemi) tahun ini, saya harap," kata Tedros di Konferensi Pers Virtual Hari Jadi ke-75 WHO dikutip dari laman resmi WHO, Minggu (9/4/2023).

Lebih lanjut, dia mengatakan Komite Ahli yang akan menentukan status pandemi Covid-19 saat Rapat Komite Darurat berlangsung. Agenda tersebut direncanakan akan berlangsung pada Mei 2023.

"Jadi, alangkah baiknya jika kami menunggu tetapi segera setelah kami memilikinya, tentu saja, kami akan membaginya," ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam keterangannya tersebut Tedros juga menyoroti mengenai pencarian asal usul Covid-19. Menjelang akhir Maret tahun ini, muncul bukti baru terkait rakun yang diketahui mampu membawa dan menularkan virus yang mirip dengan virus SARS-CoV-2. Hewan-hewan itu berada di pasar di Wuhan ketika penyakit itu pertama kali terdeteksi pada manusia.

Dirinya mengatakan WHO yakin China memiliki lebih banyak data yang bisa menjelaskan kemunculan Covid. Dia menuntut Beijing harus segera membagikan semua informasi yang relevan.

"Tanpa akses penuh ke informasi yang dimiliki China, semua ini hanya hipotesis. Itu sebabnya kami meminta China untuk kooperatif dalam hal ini," pungkasnya.

Sementara itu, menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril buka suara terkait rencana pemerintah mencabut status pandemi Covid-19 pada Agustus 2023.

Dirinya menuturkan, status pandemi hanya dapat dicabut jika sejumlah parameter mulai terkendali. Di antaranya, tingkat penularan, tingkat kematian, dan angka keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit. 

"Mudah-mudahan ya, artinya mudah-mudahan bukan hanya bangsa Indonesia, tapi bangsa yang lain pun mengusahakan status pandemi dapat dicabut apabila parameter-parameter sudah sangat terkendali," kata Syahril dalam konferensi pers secara daring.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, sejauh ini, pemerintah baru mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Sedangkan status bebas pandemi dapat berlaku jika WHO mencabut status kedaruratan Covid-19 atau mendeklarasikan telah terbebas dari pandemi.

"Jadi ada dua kedaruratan di Indonesia yang harus dicabut, karena saat ini kita masih di dalam kedaruratan Covid-19, yang dicabut baru PPKM. Kemudian kedaruratan pandemi itu kewenangan dari WHO," ucap Syahril. dsy/dc/kmp

 

Berita Terbaru

Ombudsman-RI Sidak SR Ponorogo, Dorong Percepatan Pembangunan Dan Minta Program Wirausaha Siswa Tetap Berjalan

Ombudsman-RI Sidak SR Ponorogo, Dorong Percepatan Pembangunan Dan Minta Program Wirausaha Siswa Tetap Berjalan

Kamis, 15 Okt 2026 08:00 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 08:00 WIB

PONOROGO-Ombudsman Republik Indonesia melakukan Inspeksi Mendadak ( Sidak) ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Rabu (14/10/2026). Sejumlah tim…

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Diklat Reviu Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan Daerah di  Lokasi …

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…