Komunitas Pembelajaran Bahasa Inggris Gratis untuk Anak-anak di eks Lokalisasi Dolly

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembelajaran bahasa Inggris di sekitar eks lokalisasi Dolly, Sabtu (8/4/2023). Foto: Timotius Devan.
Pembelajaran bahasa Inggris di sekitar eks lokalisasi Dolly, Sabtu (8/4/2023). Foto: Timotius Devan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dolly English Community (DEC) adalah sebuah komunitas di salah satu eks lokalisasi terbesar Surabaya yang menyediakan pembelajaran bahasa Inggris secara gratis untuk anak-anak yatim piatu di sekitar Dolly dan Jarak. DEC berdiri sejak tanggal 20 Mei 2021 dan diorganisir oleh Djupri.

Perjuangan DEC tidak mudah, karena Djupri bahkan rela menyulap warkop miliknya yang beralamat lengkap di Jl. Jarak 47 Putat Jaya, Sawahan, Surabaya ini menjadi tempat pembelajaran bahasa Inggris gratis dengan tenaga pengajar sebanyak 8 orang.

“Biasanya kami adakan dua kali dalam seminggu, hari Kamis dan Sabtu pukul 18.00 – 20.00 WIB. Tapi di bulan Ramadan ini hanya di hari Sabtu saja,” ucap Djupri, Sabtu (8/4/2023)

Untuk saat ini, total siswa yang mengikuti pembelajaran di DEC sebanyak 30 anak yang merupakan anak yatim piatu dan anak asuh dari warga sekitaran eks lokalisasi Dolly. Sedangkan untuk pengajar sebanyak 8 orang.

“Pengajarnya semua merupakan relawan, Kebetulan di acara Berbagi Kasih Ramadan 2023 saat ini ada ibu Dosen Rindrah Kartiningsih, sebanarnya ada juga satu dosen lagi dari Unitomo, kemudian ada 4 Mahasiswa Sastra Inggris Unitomo juga dan 2 relawan dari warga Surabaya,” imbuh Djupri.

Salah satu relawan pengajar di DEC, Nani, mengatakan bahwa DEC adalah komunitas berbasis pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Nani berharap DEC bisa terus menjadi komunitas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena di luar sana untuk belajar Bahasa Inggris terbilang cukup mahal, apa lagi untuk anak-anak ini yang notabenenya yatim piatu, jadi kami menghadirkan program ini secara gratis. Dan tentu kelak mereka akan mendapat manfaatnya,” kata Nani.

Nani juga mengatakan bahwa anak-anak yang mengikuti pembelajaran di sini terbilang cukup pandai, hanya dalam beberapa bulan mereka sudah menunjukkan perkembangan yang pesat.

“Sebenarnya anak-anak di sini memiliki potensi yang bagus, mereka cepat menangkap apa yang diajarkan. Dari yang awalnya datang ke sini tidak mengerti apa-apa, dalam dua-tiga bulan sudah mengerti apa itu vocabulary, grammar dan sebagainya. Ada juga yang SMP sudah pernah belajar bahasa inggris di sekolah, tapi masih mau mengulang dan belajar lagi di sini.” ujarnya.

Memang, anak-anak yang hadir dalam kegiatan belajar yang rutin diadakan pada akhir pekan itu terlihat sangat senang, mereka tak segan mengangkat tangan dalam permainan yang menggunakan kata-kata berbahasa Inggris.

Proses pembelajaran dan acara berbagi kasih bulan Ramadan sore itu juga dihadiri oleh Samsul Arifin, salah satu anggota komisi D DPRD Jawa Timur. Dalam sambutan acara, Samsul mengatakan dirinya hadir di sana sebagai sesama warga Surabaya dan juga teman dari Djupri. Saat itu Samsul ikut memberi semangat kepada anak-anak yang belajar sekaligus memberi beberapa kuis.

“Jangan pernah takut belajar, menambah ilmu itu bisa dilakukan di mana pun dan dalam kondisi apa pun. Seperti di sini, saat ini. Meskipun di warung kopi seperti ini apa layak? Layak, karena ada yang mampu menyalurkan dan mau menerima ilmu,” ucap Samsul.

Selebihnya, Djupri dan para pengajar berharap DEC menjadi contoh komunitas yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat di sekitarnya, dengan menyediakan pembelajaran bahasa Inggris secara gratis dan terorganisir dengan baik. Mereka juga berharap komunitas seperti DEC bisa semakin banyak diadopsi oleh masyarakat di seluruh Indonesia. dev

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…