Rapelan 3 bulanTPP ASN Sidoarjo Rp 210 Miliar Cair Sebelum 17 April 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Rapel 3 bulanan yang dipimpinan Komisi A DPRD Sidoarjo beserta sejumlah anggota komisi A beserta  sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. SP/ Hikmah
Suasana Rapel 3 bulanan yang dipimpinan Komisi A DPRD Sidoarjo beserta sejumlah anggota komisi A beserta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. SP/ Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pimpinan Komisi A DPRD Sidoarjo beserta sejumlah anggota komisi A, memanggil sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, menyusul belum cairnya uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) hingga bulan April Tahun 2023 ini. Padahal, TPP selalu cair sejak awal tahun atau sekitar Januari.

Namun dalam hearing selasa (11/04/2023)  berakhir antiklimaks, karena para pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo yang mengikuti hearing dengan komisi A memastikan TPP bagi sekitar 10.000 ASN Pemkab Sidoarjo bakal cair sebelum tanggal 17 April 2023 mendatang. 

Sedangkan kendalanya karena sistem dan peraturannya yang baru juga soal analisa beban kerja untuk kalangan ASN dari guru (tenaga pendidik).

Karena itu dalam hearing yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori dengan anggotanya Tarkit Erdianto serta yang lainnya itu tidak berlangsung lama karena kepastian pencarian yang disampaikan para pejabat Pemkab Sidoarjo yang hadir dalam hearing itu sebelum tanggal 17 April 2023. 

Para pejabat yang ikut hearing dengan komisi A DPRD Sidoarjo dipimpin Pj Sekda Sidoarjo, Andjar Surjadianto, Plt Kepala BKD Imam Mukri, Kabag Organisasi Arief Mulyono, Kabag Hukum Heri Santoso dan Kepala Bappeda Heri Susanto.

“Kami mohon maaf kepada para ASN atas molornya pencairan TPP. Tapi per hari ini berkas perbaikan sudah kami kirim ke Kemendagri. Insyaallah sebelum 17 April 2023 TPP pegawai Sidoarjo cair,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Pemkab Sidoarjo, Arif Mulyono usai hearing, Rabu (12/04/2023).

Bagi Arif keterlambatan itu karena belum ada persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan masih ada beberapa dokumen permohonan pencairan TPP yang harus diperbaiki.

Dokumen-dokumen itu divalidasi Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekjen Kemendagri. Koreksinya memang lebih detail dari sebelumnya. Sekarang kita harus benar-benar memperhatikan secara detail dan berhati-hati karena menyangkut uang negara," imbuh Arif.

Saat ini, kata Arif pihaknya sudah tiga kali mengoreksi kesalahan-kesalahan dalam dokumen pengajuan TPP bagi 250 jabatan dari 4.500 ASN senilai Rp 210 miliar itu. Pihaknya berjanji akan memaksimalkan upaya perbaikan itu yang masih dalam proses itu. Bahkan pihaknya juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kemendagri.

"Awalnya memang di bulan November itu sampai 30 persen dan Januari sampai 60 persen. Baru kemarin kita sudah kirim berkas dan perbaikannya 100 persen. Afirmasinya Insyaallah prosesnya sudah di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sekarang kita sudah menunggu hasilnya," tegas Arif.

Hal yang sama disampaikan Sekda Sidoarjo, Andjar Surjadianto. Menurutnya TPP ASN Pemkab Sidoarjo bakal cair sebelum 17 April 2023 atau sebelum Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.

"Sudah hampir mendekati. Prosesnya secepatnya bakal cair sebelum lebaran," katanya.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori berharap pencarian sebelah 17 April itu tidak boleh beleset atau molor lagi. Hal ini karena sudah ditunggu para ASN Pemkab Sidoarjo.

"Kalau bisa cair maka rapelan tiga bulan harus diselesaikan. Kalau perlu Tunjangan Hari Raya (THR) pun harus dicairkan. Karena momennya lebaran (Idul Fitri 1444 Hijriyah). Keterlambatan itu juga harus jadi bahan evaluasi agar tidak mengecewakan ASN Pemkab Sidoarjo," pungkas politisi PKB tersebut. hik/hdk

Berita Terbaru

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…