Harga Bahan Pokok Kota Mojokerto Turun Jelang Lebaran 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo saat memantau harga bahan pokok di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto
Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo saat memantau harga bahan pokok di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Mojokerto perlahan-lahan mulai turun seperti beras, telur ayam ras, cabe dan bawang merah.

Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menyebutkan bahwa mayoritas kebutuhan bahan pokok di wilayah Kota Mojokerto mengalami penurunan harga jelang Lebaran 2023 atau Idul Fitri 1444 H.

Hal ini disampaikannya seusai melakukan peninjauan di Pasar Tanjung Anyar, Kamis (13/4) kemarin.

"Kita lihat tadi stok tidak ada masalah, harga juga justru banyak yang turun. Telur turun, beras juga turun, bawang juga turun, yang naik daging ayam, itupun naik dikit hanya seribu rupiah saja," ujarnya kepada wartawan.

Gaguk mengatakan peninjauan dilakukan di 15 titik sampling, baik itu pasar tradisional maupun pasar modern. Ini dilakukan untuk memastikan bahan pangan stoknya cukup, harga relatif stabil dan aman untuk dikonsumsi.

"Untuk itu tadi kita juga libatkan tim pengendali inflasi daerah serta BPOM," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan penurunan harga terjadi di enam komoditas bahan pangan.

"Telur ayam turun dari semula Rp 29 ribu menjadi Rp 28 ribu, cabe merah keriting Rp 31 ribu turun jadi Rp 30 ribu, cabe rawit turun banyak dari Rp 30 ribu jadi Rp 25 ribu, bawang merah Rp 28 ribu jadi Rp 27 ribu, kacang hijau turun Rp 26 jadi Rp 25 ribu dan beras medium juga turun dari Rp 11 ribu jadi Rl 10,5 ribu," terangnya, Kamis (15/4) pagi.

Ani mengungkapkan, kondisi turunnya harga sejumlah komoditas pangan antara lain disebabkan oleh pasokan barang yang melimpah.

"Kalau pasokannya banyak, harga biasanya turun. Itu hukum ekonominya," ujarnya.

Selain itu, lanjut Ani, pihaknya juga terus menggencarkan operasi pasar baik di sejumlah pasar tradisional maupun jemput bola ke seluruh kantor kecamatan se Kota Mojokerto.

Tujuan dilaksanakannya Operasi Pasar yakni untuk menyediakan barang kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga dalam rangka pengendalian tingkat inflasi.

"Kita sediakan dalam bentuk kemasan paket, diantaranya beras kemasan 5 kg, minyak goreng kemasan 1 liter dan 2 liter, gula pasir kemasan 1 kg dan tepung juga kemasan 1 kg. Semuanya kita jual mengikuti HET pemerintah," terangnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…