SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Ir. Wahid Wahyudi, MT, Selasa (11/4/2023) malam, meresmikan Masjid Al Magfiroh, yang berada di dalam kompleks sekolah SMA Negeri 9 Surabaya.
Wahid Wahyudi, yang juga alumni SMAN 9 Surabaya angkatan 1982, menyambut positif peresmian Masjid di dalam lingkungan sekolah, terutama di lingkungan SMAN 9 Surabaya. Karena, menurut Wahid, keberadaan masjid di lembaga pendidikan sangat berdampak positif bagi pembangunan karakter siswa.
"Saya bangga, dengan diresmikannya Masjid Al Magfiroh di SMAN 9 ini. Apalagi 43 tahun yang lalu, saya menjadi siswa SMAN 9 Surabaya, yang kemudian mampu mengantarkan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri hingga saya menjadi kepala dinas di Jatim sampai sekarang," ucap Wahid Wahyudi, dalam sambutannya, di hadapan para guru, Kepala Sekolah SMAN 9 Surabaya, pengurus Masjid dan para alumni.
“Dari dua lantai (masjid), dengan luas total 600 meter persegi lebih. Maka jika selesai lantai satu dikhususkan untuk jamaah putra kemudian di lantai dua dipakai jamaah putri,” lanjut pria yang pernah menjadi Penjabat Sekdaprov Jatim menggantikan Heru Tjahjono usai pensiun, Januari 2022 lalu.
Wahyudi berharap kepada guru, orang tua hingga para alumni agar bisa membantu menuntaskan pembangunan lantai dua masjid Al Magfiroh ini. "Kami mohon dengan kedermawanan dan keikhlasan para guru, orang tua, hingga alumni dapat membantu Masjid ini agar bisa tuntas dua lantai," lanjutnya.
Terpisah, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Magfiroh, Luhur Dharmawan mengungkapkan, latar belakang merenovasi masjid SMAN 9 ini karena kapasitas bila digunakan salat Jumat, tidak muat bagi siswa, guru dan lingkungan sekitar.
"Dulu kalau pas salat Jumat, sering gak cukup. Guru, siswa yang tidak kebagian tempat, sampai menempati aula yang kebetulan berada di samping memang masjid. Akhirnya timbul renovasi pembangunan masjid ini," ungkap Luhur Dharmawan.
Selain itu, tambah Luhur, renovasi masjid ini tetap berjalan dan dibesarkan, dan penempatan aula tidak terganggu. "Akhirnya dibangunlah masjid ini dengan diprakarsai oleh kepala sekolah yang dulu Pak Sadeli dan dibentuk panitia pembangunan masjid,” lanjut Luhur.
Saat itu dana yang digunakan membangun masjid dari wali murid. Setelah dana terkumpul kemudian dibangun. Namun di tengah perjalanan, sempat tertunda karena dilanda pandemi Covid-19.
Kemudian Luhur mempunyai ide dengan mengusulkan kepada plt Kepala Sekolah SMAN 9, Khoiril untuk mencari donasi dari para alumni SMAN 9 Surabaya. Kebetulan, Luhur mempunyai jejaring alumni SMAN 9 dari segala angkatan, sehingga dibentuklah kepanitiaan, yang terdiri dari guru, komite sekolah, dan alumni.
“Rencana masjid akan dibangun lantai dua dan saya tetap berharap dana dari alumni. Tepatnya dua tahun dan menghabiskan dana Rp 2,5 miliar,” tandas Luhur.
Di kesempatan sama, Kepala SMA Negeri 9 Surabaya Muhammad Fadloli menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan lantai satu Masjid Al Maghfiroh. Ia berharap, ke depan dapat memakmurkan masjid tersebut. dna/rmc
Editor : Desy Ayu