Dapat Bernilai Kegunaan Bagi Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Dukung Lapangan Tembak Menjadi Rumah Sakit

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 16 Apr 2023 19:31 WIB

Dapat Bernilai Kegunaan Bagi Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Dukung Lapangan Tembak Menjadi Rumah Sakit

i

Gedung Lapangan Tembak Kedung Cowek

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Sejak dibangun pada 2019, Lapangan Tembak Internasional Kedung Cowek yang menelan anggaran Rp 54 miliar dan Termasuk penambahan anggaran pada 2020 sebesar 24 miliar tersebut belum dimaksimalkan.

Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Laila Mufidah, mendesak agar setiap aset dan fasilitas publik milik Pemkot Surabaya mempunyai nilai manfaat dan keberadaan gedung Lapangan Tembak Internasional Kedung Cowek juga harus memberi nilai kegunaan bagi masyarakat. 

Baca Juga: DPRD Kota Surabaya Apresiasi Pemasangan PJU di Kampung-Kampung 

Namun saat itu, pandemi covid-19 melanda sehingga masa depan lapangan tembak bertaraf internasional tersebut betul-betul diuji. 

"Saat ini juga makin diuji. Semua mendukung jika lapangan tembak itu bisa dimanfaatkan untuk masyarakat. Kalau ada wacana untuk rumah sakit, kami mendukung," kata Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah, Minggu (16/4). 

Laila mendukung penuh agar setiap gedung dan aset yang dibangun Pemkot tidak mangkrak. Setiap aset harus memberi nilai manfaat kepada masyarakat. Saat pandemi melanda, keberadaan Lapangan Tembak tersebut sangat bermanfaat. 

Bangunan dua lantai di lahan seluas tiga hektare itu difungsikan sebagai rumah sakit lapangan. Saat puncak pandemi covid pada 2020, warga Surabaya tertolong dengan keberadaan RS lapangan di lapangan tembak tersebut. 

Korban bisa dikendalikan karena pasien segera mendapat penanganan. Saat itu, rumah-rumah sakit penuh dengan pasien. Lapangan Tembak memberikan nilai manfaat dengan kapasitas tampung pasien lebih dari 400 pasien. 

"Begitu tanggapnya Pemkot Surabaya waktu itu. Semua bersyukur pandemi bisa dilalui. Lapangan Tembak Kedung Cowek menjadi monumen luar biasa dalam penanganan covid," kenang Laila. 

Laila terusik saat melintas di kawasan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak. Di wilayah Utara Surabaya ini berdiri megah dan luas bangunan mencolok. Berdiri di antara tambak dengan akses yang luas dari Jembatan Suramadu. Saat ini keberadaan aset Pemkot tersebut perlu dimaksimalkan. 

Baca Juga: Datangi Kantor DPRD Surabaya, Relawan Tuntut AH. Thony Maju Calon Walikota Surabaya di Pilwali 2024

Laila mendesak agar bangunan luas itu segera termanfaatkan dengan baik. Pimpinan DPRD ini akan mengecek anggaran terkait dukungan pembangunan lapangan tembak. "Saya yakin, aset Pemkot tersebut bisa dimanfaatkan kepada masyarakat. Kita mendorong agar dilakukan optimalisasi agar Lapangan Tembak tidak mangkrak. Eman," tandas Laila. 

Setelah sukses menjadi "penolong" dalam pandemi covid, Lapangan Tembak hingga saat ini masih standby sebagai RS Lapangan Tembak. Bangunan. Sejak 2021, bangunan yang kini dikenal RSLT (Rumah Sakit Lapangan Tembak) sudah tidak ada pasien. 

Gedung dua lantai yang didesain untuk olahraga tembak tersebut masih terawat. Jika muncul wacana tetap akan berkembang menjadi rumah sakit, Laila Mufidah akan mendukung. "Informasi yang saya terima memang untuk proyeksi RS tipe C," katanya. 

Artinya bisa memperluas layanan standar kepada semua lapisan masyarakat. Layanan kesehatan juga makin dekat. Berbeda dengan rencana pembangunan RS Gunung Anyar di wilayah Surabaya Timur. RS ini tipe B. 

Lapangan Tembak yang dibangun pada 2019 tersebut memang didesain khusus. Bukan main-main, berkelas internasional. Event internasional bisa digelar di Surabaya. Meski begitu, masyarakat biasa bisa memanfaatkannya dengan prosedur yang mudah. 

Baca Juga: Minta Pemblokiran KK Jangan Timbulkan Problem Baru

Karena lokasinya berada di dekat Pantai Kenjeran, keberadaan Lapangan Tembak akan menjadi sport tourism. Terintegrasi dengan destinasi di wilayah yang sama di Surabaya Utara. Termasuk keberadaan Benteng Kedung Cowek yang siap menjadi destinasi baru. 

Bahkan lantai atas Lapangan Tembak juga sudah dilengkapi terminal cable car (kereta gantung). Kereta ini dibangun pengembang. Semua destinasi itu akan terhubung dengan kereta gantung. Bahkan unit keretanya sudah dipesan dari China. Namun impian itu lenyap karena pandemi melanda hebat. 

Saat mengecek informasi keberadaan Lapangan Tembak Kedung Cowek, seluruh bangunan dan struktur untuk lapangan tembak sudah tuntas. Hanya perlu penyempurnaan untuk bangunan pendukung untuk area komersial. Begitu pandemi, menjadi RS Lapangan Tembak.

Begitu jadi RSLT, sisi dalam bangunan dua lantai yang luas itu di-layout ulang. Selain untuk ruang rawat pasien dengan daya tampung banyak, ada poliklinik, rawat inap, dan ruang administrasi hingga apotek. Alq

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU