Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas sebelum mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas sebelum mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Bocah berusia 12 tahun yang masih duduk di bangku kelas 6 SD ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Team BPBD Kab Blitar, Satpolairud, anggota Polsek Kesamben, Babinsa Koramil Kesamben dan warga desa setempat, setelah dilakukan pencarian selama 24 Jam sejak Kamis malam (20/4) sampai Jumat (21/4) pukul 10.45.

Ditemukannya Rizki Aditya (12) warga Lingkungan Kauman Desa Kesamben Kab Blitar dengan keadaan meninggal dunia itu dibenarkan Kapolsek Kesamben AKP Suhartono SH yang datangi TKP penemuan jasad RA melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono.

Menurut Iptu Udhiyono pada wartawan selepas Sholat Jumat, sebelum ditemukan meninggal dunia, seperti dilaporkan Neneknya dan keluarga korban ke Polsek Kesamben, bahwa RA saat berbuka Puasa (Kamis, 21/4) tidak pulang, saat ditanyakan teman-temannya bahwa RA berada di tepi sungai Sebeng.

"Setelah Polsek Kesamben terima laporan kapolsek bersama anggotanya datangi TKP di sungai sebeng dan menghubungi pihak BPBD Kab Blitar dan Satpolairud, pukul 21.00 awal pencarian bersama warga pencarian di aliran sungai namun korban saat itu belum ditemukan," papar Udhiyono di ruang kerjanya, Jumat (21/4) siang sekitar pukul 13.10.

Untuk diketahui seperti laporan keluarga korban, bahwa RA hidup bersama Neneknya, setelah kedua orangtuanya bercerai, sementara korban RA idap epilepsi, diduga saat bermain di sungai Epilepsi korban.

"Ketika korban bermain di sungai dengan dua temannya yang keduanya masih berusia 14 tahun, rupanya korban sudah tidak ada, dikira oleh kedua temannya korban sudah kembali pulang, dari keterangan dua bocah inilah akhirnya keluarganya melapor ke Polsek Kesamben didampingi perangkat desa," terang Iptu Udhiyono.

Dalam pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas Kesamben, dan unit Identifikasi Satreskrim Polres Blitar, saat dilakukan Visum luar yang disaksikan pihak keluarga korban dan perangkat desa Kesamben, juga Kapolsek Kesamben, tidak ditemukan tanda tanda tindakan kriminal, dan korban diserahkan kepada keluarganya.

"Dalam visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, hanya pipi kanan agak sedikit lebam karena benturan batu sungai, dan keluarkan cairan atau liur yang kering yang melekat pada pipi korban, diduga saat masuk ke sungai Epilepsi korban kambuh, kini korban di serahkan kepada keluarga, dan pihak keluarga melampirkan surat pernyataan untuk korban di visum luar dan tidak menuntut kepada siapapun," pungkas Iptu Udhiyono. Les

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…