Pemuda Muhammadiyah Kawal Sampai Sidang

Peneliti BRIN yang Berkomentar 'Halalkan Darah Muhammadiyah'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyampaikan rilis peneliti BRIN, AP Hasanuddin terkait kasus tindak pidana ujaran kebencian terhadap individu/kelompok berdasarkan Sara di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyampaikan rilis peneliti BRIN, AP Hasanuddin terkait kasus tindak pidana ujaran kebencian terhadap individu/kelompok berdasarkan Sara di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin, sudah ditahan. Lulusan Undip Semarang ini ditangkap terkait komentar 'halalkan darah Muhammadiyah'. komentar ini berbuntut panjang. Andi ditahan dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Dikutip dari laman Linkedinnya, Andi Pangerang Hasanuddin adalah salah satu peneliti pada Pusat Sains Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dikutip dari laman Linkedinnya, Andi Pangerang Hasanuddin merupakan salah satu peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dirinya viral karena memberikan komentar berisi ancaman kepada Muhammadiyah karena penetapan Idul Fitri 1444 H.

Lalu, siapa sebenarnya sosok Andi Pangerang Hasanuddin? Apa alasannya mengancam pihak Muhammadiyah melalui komentar di media sosial?

Andi, sekolah di SMA Negeri 1 Semarang

Lalu S1 Teknik Elektro Universitas Diponegoro (Undip)

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Andi diterima di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada 2018 yang kemudian berubah menjadi BRIN. Kini, Andi berstatus sebagai Peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN.

 

Ciptakan Platform Arah Kiblat

Andi Pangerang Hasanuddin, tercatat pernah menciptakan platform perhitungan arah kiblat, waktu salat, gerhana, dan hisab awal bulan Hijriyah. Kemudian, Andi dikenal oleh sejumlah komunitas di berbagai daerah atas ciptaannya. Selain itu, Andi Pangerang juga bergabung dengan komunitas astronomi amatir di Semarang dan membantu menerima konsultasi dan bimbingan untuk skripsi mahasiswa IAIN/UIN.

Dikutip dari situs resmi BRIN, Andi Pangerang sebagai peneliti di BRIN aktif memberikan edukasi soal ilmu antariksa hingga fenomena benda langit. Berikut beberapa artikel yang dipublikasikan di situs BRIN dengan narasumber Andi Pangerang Hasanuddin

 

Tekad PP Pemuda Muhammadiyah

PP Pemuda Muhammadiyah mengatakan akan mengawal kasus ini hingga peradilan.

"Kami tentu mengapresiasi langkah cepat pihak Polri dalam menangkap yang bersangkutan dan yang kedua tentu saja kita akan kawal sampai proses peradilan selesai," ujar Ketua Hukum HAM dan Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah, Nasrullah, saat dihubungi, Minggu (30/4/2023).

Nasrullah berharap Polisi segera menetapkan Andi Pangerang sebagai tersangka. Terlebih menurutnya terdapat bukti-bukti kuat pelanggaran ujaran kebencian hingga UU ITE yang dilakukan Andi Pangerang.

"Kita tentu saja berharap yang bersangkutan, karena berdasarkan bukti-bukti yang ada kan memang kuat dugaan terjadi pelanggaran terkait dengan ujaran kebencian dan ungkapan permusuhan atau melanggar UU ITE dan kita berharap segera ditetapkan jadi tersangka dan masuk tingkat penyidikan," kata Nasrullah.

Ia lantas mengimbau anggota Pemuda Muhammadiyah untuk memantau perkembangan proses hukum Andi Pangerang. "Mengimbau kepada seluruh kader dan anggota Pemuda Muhammadiyah untuk menunggu dan memantau perkembangan kasus tersebut ke depannya," ujarnya.

 

Disangka Ujaran Kebencian

Bareskrim Polri menetapkan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin (APH) sebagai tersangka. Penetapan tersebut buntut dari komentar 'halalkan darah Muhammadiyah' yang dituliskan Andi di akun facebooknya beberapa waktu lalu.

"Tersangka kasus tindak pidana ujaran kebencian terhadap individu atau kelompok tertentu berdasarkan SARA dan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ramadhan, Senun (1/5/2023).

 

Laporan PP Muhammadiyah

Atas perbuatannya, tersangka Andi dijerat pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau pasal 29 jo pasal 45B Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sebelumnya, peneliti di Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanuddin, resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri. Andi resmi dilaporkan oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah buntut komentar 'halalkan darah semua Muhammadiyah'.

"Ya tadi di dalam di SPKT, kita sudah diterima untuk menyampaikan laporan terkait dengan adanya dugaan fitnah pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang diduga dilakukan saudara AP Hasanuddin di akun Facebook-nya. Dan juga telah dikonfirmasi oleh yang bersangkutan di media sehingga kami memutuskan untuk mengambil langkah hukum untuk mengadukan hal tersebut ke Mabes Polri," kata Ketua Hukum HAM dan Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah, Nasrullah, kepada wartawan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/4).

Laporan PP Pemuda Muhammadiyah itu teregister dengan Nomor LP/B/76/IV/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 25 April 2023. Nasrullah menyebut komentar Andi menyakiti hati warga Muhammadiyah. n arc/jk/rmc

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…