Gus Ipul Minta Para PKL di Alun-Alun Kota Pasuruan Ikuti Aturan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Pasuruan Gus Ipul saat berdialog dengan PKL.
Walikota Pasuruan Gus Ipul saat berdialog dengan PKL.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan penataan kawasan alun-alun tidak akan setengah-setengah. Ketertiban pedagang kaki lima (PKL), parkir serta kebersihan menjadi perhatian utama.

Pemkot Pasuruan dan PKL telah menyepakati beberapa poin kesepakatan. Kesepakatan dibuat untuk menciptakan ketertiban, kenyamanan dan kebersihan alun-alun demi kebaikan bersama. Ia menjelaskan pedagang di alun-alun harus mengikuti standar mencakup, misalnya, gerobak, cara berjualan, atau adanya kewajiban menyediakan fasilitas tempat sampah di dekat gerobak.

Ia mengatakan Pemkot akan memfasilitasi pedagang dengan memberikan gerobak yang senada dan sesuai dengan jenis dagangan. Gus Ipul juga berencana memasang CCTV untuk memantau aktivitas di alun-alun. Apabila ada pedagang maupun petugas pemkot yang tidak patuh ketentuan, akan ada sanksi yang diberikan.

"Saya minta PKL mengikuti aturan menjaga ketertiban dan kebersihan," kata Gus Ipul, Selasa (2/5/2023).

Gus Ipul mengatakan jika para PKL mengikuti aturan dan ketentuan, pemkot akan membantu saat PKL mempunyai masalah. Terutama dalam hal permodalan.

"Saya ndak mau ada gusur-gusuran dan dorong-dorongan. Tapi, dengan catatan bapak-ibu memiliki kesadaran diri. Terutama soal kebersihan. Sampah jangan dibuang di gorong-gorong," katanya.

Seperti diketahui, setelah revitalisasi kawasan alun-alun dan pembangunan payung Madinah, pengunjung Alun-alun Kota Pasuruan meningkat dan tentunya berdampak bagi PKL. Peningkatan kunjungan itu harus diiringi dengan penataan PKL, parkir, dan kebersihan. ris

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…