Jangan Ditiup, Tunggu Mamin Hingga Dingin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kopi dan kentang goreng merupakan dua makanan yang harus sangat berhati-hati ketika dikonsumsi dalam keadaan panas. Tidak peduli ratusan atau ribuan kali kulit terkena makanan atau minuman panas, pasti pada titik tertentu akan terkena lagi.

Mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas pastinya menyebabkan rasa sakit. Klinik Cleveland menjelaskan bahwa masalah utamanya adalah panas yang ekstrem dari makanan atau minuman ini dapat mengiritasi lapisan tenggorokan, yang bila terjadi terus-menerus dapat menyebabkan peradangan.

Lalu, bagaimana membuat makanan atau minuman bisa dikonsumsi lebih nyaman? Jawaban yang jelas adalah menunggu hingga dingin, tetapi jujur saja, kerap tidak ada waktu untuk bersabar menunggu lebih lama.

Taktik yang tampaknya diwariskan semua orang adalah berulang kali meniup makanan atau minuman panas sampai turun ke suhu yang dapat diterima mulut. Namun, jangan sembarangan meniup makanan atau minuman panas. Apalagi pada makanan bayi, sangat tidak dianjurkan untuk meniupkannya.

Dilansir dari The Asian Parent Singapore, meniup makanan bayi bisa menyebabkan gigi bayi berlubang. Ini karena bayi baru lahir belum terpapar Streptococcus mutans, sejenis bakteri penyebab gigi berlubang.

Streptococcus mutans meninggalkan asam saat memakan sisa makanan di gigi anak. Pada gilirannya, asam ini dapat mengikis gigi bayi dan menyebabkan gigi berlubang. Meniup makanan bayi berpotensi membawa bakteri bersama napas kita, dan masuk ke dalam makanan anak. Setelah anak memakan makanan itu, mereka dapat terkena bakteri tersebut.

Yang lebih memprihatinkan, meski bayi belum tumbuh gigi, begitu gigi susu pertamanya mulai tumbuh, Streptococcus mutans bisa langsung bekerja dan menyebabkan bayi mengembangkan plak dan gigi berlubang.

Selain meniup makanan, bakteri juga bisa menyebar jika kita mencium mulut anak, atau jika berbagi segelas air atau berbagi peralatan yang sama saat makan.

Untuk menghindari menginfeksi bayi dengan bakteri Streptococcus mutans, penting untuk menghindari droplet dengan bayi. Daripada meniup makanan untuk mendinginkannya, lebih baik diletakkan selama beberapa menit di lemari es, atau membiarkannya dingin beberapa saat sebelum waktu makan tiba.

Penting juga untuk memastikan dan menyeka mulut bayi dengan air bersih dan kain bersih sesering mungkin. Ini membantu menjaga kebersihan mulut bayi dan mencegah bakteri penyebab gigi berlubang tumbuh di dalam mulut bayi.

Untuk orang dewasa pun sebaiknya tidak meniup makanan yang baru matang atau mendidih, karena paparan uap panas yang mengenai wajah, mata, dan selaput lendir di mulut, hidung, atau tenggorokan, bisa menyebabkan luka bakar.

Uap panas yang terhirup juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan, seperti sesak napas, batuk, mengi, atau kesulitan menelan. Sebaiknya, tunggu sejenak hingga makanan terasa hangat, barulah dinikmati.hlt/na

Tag :

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…