Terlibat Kasus Penipuan Via MiChat, Zulfani Pasha Khilaf dan Bantah Jual Istri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Zulfani Pasha dan sang istri, Putri Amelia saat press conference di Polres Belitung. SP/ BB
Zulfani Pasha dan sang istri, Putri Amelia saat press conference di Polres Belitung. SP/ BB

i

SURABAYAPAGI.com, Bangka Belitung - Aktor Zulfani Pasha atau yang lebih dikenal sebagai pemeran Ikal di film “Laskar Pelangi” menghebohkan publik setelah ditangkap polisi lantaran terlibat tabrak lari dan membawa senjata tajam pada pada Sabtu (29/04/2023) pukul 2.00 dini hari, kini dirinya terlibat kasus baru setelah ditelisik oleh Polres Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Zulfani Pasha terlibat dalam kasus penipuan via MiChat dengan modus prostitusi. Dirinya mengklaim tak berniat untuk melakukan kejahatan. Namun ia mengaku salah telah menipu karena faktor ekonomi.

"Saya di sini, saya bersalah. Hanya memang dari awal saya tidak berniat melakukan tindakan kejahatan karena memang dipicu dengan faktor ekonomi mungkin" ungkap Zulfani Pasha, Rabu (03/05/2023).

Meski mengaku salah, namun Zulfani juga mengklarifikasi tuduhan menjual sang istri, Putri Amelia. Ia membantah tegas hal tersebut.

“Tidak, kalau menjual istri saya tegaskan tidak benar itu,” ujarnya.

Zulfani Pasha juga menegaskan sangat khilaf dengan kejadian tersebut. "Ya kita khilaf. Kita minta maaf untuk masalah itu," katanya lagi.

Sementara itu, pihak Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Wawan Suryadinata mengatakan ide melakukan penipuan itu muncul saat tersangka ke tempat mertuanya di Belitung Timur. Saat itu dia mengaku tidak punya uang untuk membeli oleh-oleh.

"Untuk perencanaan dari Tanjung Pandan Belitung, yang bersangkutan belum kerendahan hal ini. Tetapi setelah sampai di Genting Apit (nama daerah) baru terpikir karena tidak ada barang yang dibawa," ungkap Wawan.

"Karena tidak ada uang, jadi cari uang untuk beli oleh-oleh atau bingkisan untuk dikasih keluarga yang di Manggar," imbuh Wawan.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Zulfani beserta sang istri dan satu rekannya yang lain pun telah menjalani tes urine dan dinyatakan negatif. 

Namun karena tindakan tersebut, kini ketiganya dibayang-bayangi hukuman maksimal empat tahun penjara atas aksi dugaan penipuan di MiChat.

"Sudah kami cek urine, hasilnya dari para pelaku negatif. Tidak ada pengaruh obat-obatan terlarang pada saat itu," jelas Wawan. dsy/dc/trb/in

 

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…