Elite NasDem, PAN dan PPP "Bertengkar" Soal Penumpang Gelap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Elite-elite partai politik koalisi Jokowi, kayak anak kecil urusan "porsi" kue kekuasaan. Kini ramai tentang tudingan "penumpang gelap" di kekuasaan eksekutif. Siapa? PAN atau NasDem? Siapa provokatornya.

Waketum PAN Viva Yoga, tak terima tudingan partai besutan Amien Rais, penumpang gelap.

"Karena sikap PAN berbeda dengan seluruh partai koalisi pemerintah, maka PAN pamit mundur dari kabinet. Pak Asman Abnur mengajukan pengunduran diri sebagai menteri," lanjutnya.

Viva menekankan PAN tidak bersikap inkonsisten atau plin-plan. Justru menurutnya, PAN menjaga etika politik yakni dengan memisahkan diri karena sudah berbeda sikap dengan pemerintah.

"Sikap ini bukannya tidak konsisten, atau plin-plan. Justru sikap PAN untuk menjaga fatsun, etika dan kehormatan politik karena berbeda sikap dan pilihan politik dengan partai koalisi pemerintah. Jika sudah berbeda, ya mesti berpisah," ujarnya.

 

Sikap PAN Berdemokrasi

Viva mengatakan sikap PAN bisa menjadi pelajaran moral dalam berdemokrasi. PAN lalu menilai langkahnya masuk pemerintah saat ini sama dengan apa yang dilakukan Gerindra.

"Sikap PAN ini juga dapat sebagai pelajaran moral dalam kehidupan berdemokrasi. Saat ini, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai menteri Perdagangan. PAN masuk sebagai partai koalisi pemerintah. Setelah pilpres selesai, Pak Prabowo yang kalah berkontestasi bersedia juga masuk di kabinet. Dengan demikian Gerindra masuk sebagai partai koalisi pemerintah," ujarnya.

"Sama dengan Gerindra, PAN bukanlah penumpang gelap. PAN penumpang terang, seterang sinar matahari menyinari bumi Indonesia, he-he-he. PAN sudah memiliki tiket resmi sehingga dapat mendampingi kunjungan kerja Presiden Jokowi dalam satu mobil," ujarnya.

 

PAN Penumpang Gelap Duluan

Waketum NasDem, Ahmad Ali, menuding PAN penumpang gelap dulu. Ali tak mau, NasDem dibanding-bandingkan dengan PAN. "Dia penumpang gelap. PAN gabung di tengah jalan.

Dia penumpang gelap. PAN gabung di tengah jalan. Terus kemudian dia seketika bergabung terus dia tidak konsisten. Kebijakan partainya tidak mengawal pemerintahan. Kan komitmen koalisi itu mengawal pemerintahan," kata Waketum NasDem, Ahmad Ali, kepada wartawan, Sabtu (6/5/2023).

Ali mengatakan NasDem tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin hingga 2024. Dia juga menyebut dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai capres 2024 bukan bagian dari kesepakatan pembentukan koalisi Jokowi-Ma'ruf.

"Ya ada hal-hal yang harusnya mendukung pemerintah. Nah, Nasdem mendukung Anies memang tidak menjadi bagian dari pada yang disepakati dalam koalisi, karena kita tidak punya kesepakatan bahwa setelah 2024 kita mendukung calon presiden yang sama. Kan nggak kan. Komitmen koalisi itu adalah mendukung kebijakan pemerintahan 2019-2024. Sedangkan PAN saat itu, kan dia bergabung kemudian tidak konsisten dengan sikapnya. Kalau NasDem hari ini, coba tunjukkan pada saya di mana perlakuan NasDem yang tidak mendukung pemerintah," ucapnya.

Ali, menyindir pihak yang mendesak NasDem keluar dari kabinet. Ali menegaskan NasDem berkomitmen mendukung Jokowi hingga akhir periode.

"Kecuali mereka mau nambah kursi ya. Kalau kemudian mereka mendesak-desak keluar dari pemerintahan untuk menambah kursi kabinet ya itu hal berbeda. Persoalan kursi kabinet itu kan persoalan kewenangan presiden," kata Ali .

 

PPP Minta NasDem Gentlemen

Terpisah, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, meminta NasDem bersikap gentleman dan tak mengungkit momen PAN keluar dari kabinet pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai mengusung Prabowo Subianto jelang Pilpres 2019.

"Tinggal (sikap) gentleman dari NasDem, maunya seperti apa?" ujar Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan, Jumat (5/5).

"Dulu itu ada sikap gentleman diambil oleh PAN ketika sudah tidak sejalan beda arah di Pemilu 2019, maka PAN waktu itu yang di kabinet dan Menpan RB mengundurkan diri, itu PAN," jelas Awiek.

Saat Pilpres 2029,PAN menjadi salah satu partai yang mengusung Prabowo Subianto . Menteri dari PAN saat itu, Asman Abnur, pun mengundurkan diri. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Arus informasi di media sosial semakin memudahkan masyarakat terhubung dari Sabang hingga Merauke. Namun, kemudahan tersebut juga m…

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, dijatuhi pidana dua bulan sepuluh hari penjara dalam p…

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…