Tadi, Irjen Teddy Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup.... Huuu...!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Irjen Teddy Minahasa
Irjen Teddy Minahasa

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Selasa (8/5/2023) siang, mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa dijatuhi vonis hukuman seumur hidup oleh Majelis Hakin Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Saat pembacaan hukuman ini, pengunjung berteriak Huuuuu. Hakim menilai Teddy, bersalah turut serta mengedarkan sabu barang bukti.

Arek Pasuruah ini dinyatakan melakukan penyalahgunaan narkotika barang bukti 5 kg sabu. Majelis hakim mengutip kesaksian dua ahli dari BNN dan Hukum pidana bahwa barang bukti sabu tak boleh untuk under cover, apalagi ditukar dan diperjual belikan.

Perbuatan terdakwa Teddy, Dody sampai Linda, adalah perbuatan melawan hukum, sebab bukan untuk pengembangan pengetahuan.

Setelah mempertimbangkan keterangan saksi, alat bukti elektronika, kesaksian ahli, Majelis hakim yakin tedakwa Teddy melakukan perbuatan melawan hukum memperjual belikan sabu untuk mendapat keuntungan.

Dalam transaksi jual beli 1.000 gram dari 5.ribu sabu ke Linda, terdakwa sempat kecewa Linda diberi komosi Rp 50 juta. Seharusnya cukup Rp 30 Juta. Meski kecewa, terdakwa Teddy mau menerima hasil penjualan Sabu sebesar Rp 300 juta. Uang ini sudah ditukar mata uang dollar Singapura, sebesar $ 27.000. Penyerahan dilakukan Doddy ke Teddy, di rumah Teddy, yang di Jakarta.

Jaksa meyakini Teddy bersalah dalam kasus tukar sabu barang bukti kasus narkoba dengan tawas.

Sebelumnya jaksa Penuntut Umum menuntut Terdakwa Teddy Minahasa Putra bin Haji Abu Bakar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana peredaran narkoba. Teddy dituntut hukuman mati.

 

Perbuatan Irjen Teddy Ganti Sabu

Terungkap dalam sidang, Eks Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa Putra disebut memerintahkan anak buahnya, Dody Prawiranegara yang saat itu menjabat Kapolres Bukit Tinggi untuk mengganti sebagian sabu hasil sitaan dengan tawas.

Lalu, sabu sitaan yang diganti tawas itu dijual Teddy dkk.

Kejadian berlangsung 14 Mei 2022, di Kepolisian Resor (Polres) Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Saat itu Polres Bukit Tinggi,melakukan penangkapan terkait dengan peredaran narkotika dan melakukan penyitaan terhadap barang bukti narkotika jenis sabu seberat 41,387 Kg.

Hasil tangkapan itu lalu dilaporkan Dody ke atasannya saat itu, yakin Teddy Minahasa sebagai Kapolda Sumatera Barat. Atas laporan tersebut saksi Teddy Minahasa memerintahkan Dody untuk dibulatkan menjadi seberat 41,4 kilogram.

Tiga hari selanjutnya, Dody kembali meminta arahan ke Teddy untuk merilis hasil tangkapan itu. Meminta meminta petunjuk mengenai waktu pelaksanaan publikasi penangkapan 41,4 Kg itu.

Pada saat itu, Teddy memerintahkan Dody untuk mengganti barang sabu sitaan itu diganti tawas. Dalihnya untuk bonus anggota.

 

Pesan Irjen Teddy, Usai Rilis

Baru pada 21 Mei 2022 sekira pukul 09.00 WIB, Polres Bukit Tinggi melakukan press release yang dihadiri Teddy beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumatera Barat di Aula Polres Bukit Tinggi.

Setelah melaksanakan press release, Teddy Minahasa Putra kembali ke Padang. Tapi pukul 21.13 WIB, Teddy Minahasa Putra mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp kepada AKBP Doddy, Kapolres Bukit tinggi, untuk mengusahakan agar pengambilan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 10.000 gram dan ditukar dengan tawas.

Pada tanggal 15 Juni 2022, Teddy beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda datang di Polres Bukit Tinggi dalam rangka pemusnahan barang bukti narkotika yang sebagiannya telah diganti tawas.

Dari total barang bukti narkotika jenis sabu yang seberat 41,4 kilogram yang dimusnahkan saat itu hanya seberat 35 kilogram.

 

Sisa Sabu Diperjualbelikan Teddy
Dari sabu yang tersisa itu, yang tidak dimusnahkan karena pemusnahannya diganti tawas, kemudian diduga diperjualbelikan oleh Teddy dkk.

Ia disebut telah mengantongi Rp 300 juta dari penjualan barang haram itu. Tindakan dugaan penjualan ini dilakukan Teddy bersama mantan anak buahnya, eks Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara. Dody kemudian dibantu seorang bernama Syamsul Ma'arif. (erc/jk/rmc)

Berita Terbaru

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama d…

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - menjelang musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut penyelesaian lima rumah pompa baru, yang ditargetkan mulai…