Diduga Bunuh Siswi SMP, Polisi Amankan Teman dan Mantan Pacar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Polisi gerak cepat mengusut kematian tragis gadis 14 tahun di Surabaya. Dua orang kini sudah ditangkap. Di antaranya ada mantan pacar korban.

Upaya polisi menyelidiki pembunuh Nurdiyana (14), siswi SMP 31 Surabaya mencapai hasil mengerucut. Dua orang laki-laki telah ditangkap Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan, dua orang itu merupakan teman dan mantan pacar Nurdiyana. Informasinya, mereka remaja usia belasan tahun.

"Kami amankan 2 orang terkait penemuan jenazah tersebut," kata Arief saat dikonfirmasi.

Arief tak menjelaskan status kedua lelaki yang diamankan itu. Dua laki-laki itu ditahan usai melakukan serangkaian pemeriksaan pada 5 saksi.

"Yang 1 teman (Nurdiyana), yang 1 mantan pacar. Satu di antaranya ada yang pelajar ada yang tidak, inisialnya R dan Y," ujarnya.

Ketika disinggung lebih detail perihal motif, dugaan keterlibatan orang lain selain 2 orang tersebut, Arief enggan menjawab lebih detail. Ia menjanjikan, semua akan disampaikan saat konferensi pers.

"Dalam waktu dekat nanti kami jelaskan ketika rilis. Untuk hasil otopsi masih belum ada, kami juga menunggu itu juga," tandasnya.

Sebelumnya, sesosok mayat perempuan tak beridentitas ditemukan di gudang peluru Kedung Cowek, Kenjeran, Surabaya Senin (8/5). Ciri-ciri pada mayat ada kecocokan dengan ciri seorang gadis, Nurdiyana, yang dilaporkan hilang sekitar 3 minggu lalu.

Namun polisi tetap menunggu hasil autopsi untuk memastikan kecocokan sebenarnya. Meski belum ada kepastian 100 persen dari kepolisian, Adi Setiawan (18), kakak Nurdiyana, yakin bahwa mayat itu adalah adiknya yang hilang selama ini.

Keyakinan tersebut dikuatkan dengan ciri-ciri yang melekat pada mayat itu, yakni gelang dan cincin.

"Kalau dari ciri-cirinya, iya itu adik saya. Ada gelang dan cincin," kata Adi, Selasa (9/5/2023). ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …