SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop-UKM) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan kegiatan Roadshow Serangan Gabungan Pembinaan (SERGAP) di Balai Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Rabu (10/5/2023).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 7 (tujuh) kelompok tani dengan anggota lebih kurang 40 orang dan koperasi binaan Provinsi di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Analis Kebijakan Ahli Muda, Diskop-UKM Jatim, Aisyah Amini mengatakan bahwa digelarnya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penguatan kelembagaan dan manajemen usaha koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Selain itu, lanjut Aisyah, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI di desa ini pada bulan Februari 2023 lalu.
“Ibu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim berharap dengan diadakannya kegiatan ini akan dapat meningkatkan perekonomian Bapak/Ibu sekalian, baik dari para keluarga Pekerja Migran Indonesia atau PMI, para purna PMI, maupun masyarakat di sekitar wilayah Desa Betak, Tunggangri, dan Pagersari,” kata Aisyah, Rabu (10/5/2023).
Ia menyatakan, pihaknya melakukan fasilitasi ini didasari dengan kesadaran bahwa para PMI adalah pahlawan devisa bagi negara ini yang telah memberikan sumbangsih luar biasa terhadap perekonomian negara Indonesia.
Menurutnya, jerih payah mereka perlu diapresiasi dengan memberikan perhatian kepada para purna PMI maupun keluarganya yang ditinggalkan di desa untuk bekerja di luar negeri.
Adapun salah satu bentuk langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan pembinaan secara lebih komprehensif supaya dapat lebih produktif lagi sehingga perekonomiannya semakin meningkat.
Dengan kontribusi Koperasi dan UMKM yang sebanyak kurang lebih 58 persen kepada perekonomian Jawa Timur, dan dengan jumlah UMKM yang cukup banyak yaitu sekitar 9,78 juta, serta kurang lebih 23 ribu koperasi yang aktif.
"Kami berharap UMKM yang cukup banyak ini dapat melembaga menjadi sebuah koperasi, karena jika kita bekerja sendiri-sendiri hasilnya tentu juga kurang maksimal jika dibandingkan dengan kita bekerja bersama-sama,” tutupnya. tlg
Editor : Redaksi