Ditinggal Kader Terbaiknya, Gerindra Tetap Optimis Pertahankan 10 Kursi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajaran pengurus Gerindra Bangkalan saat mendaftar di aula KPU Bangkalan.
Jajaran pengurus Gerindra Bangkalan saat mendaftar di aula KPU Bangkalan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Partai Gerindra Kabupaten Bangkalan kehilangan Beberapa Kader terbaik ya saat mendaftarkan berkas Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke KPU Kabupaten Bangkalan. Kader-kader Gerindra memilih berpindah partai dan tak mencalonkan lagi.

Setidak-tidaknya ada 3 Kader Gerindra potensial yang memutuskan tidak mencalonkan kembali. Dua diantaranya memutuskan pindah partai, dan 1 memilih tidak berkontestasi pada Pemilu di Bangkalan.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bangkalan Efendi membenarkan hal itu. Ia mengungkapkan, ada 3 orang anggota Fraksi yang tidak termasuk dalam berkas 50 Bacaleg yang didaftarkan ke KPU pada Sabtu (13/5/2023) lalu.

"2 orang pindah Partai dan 1 tidak mencalonkan," terangnya, Senin (15/5/2023).

Ketiga Anggota DPRD Fraksi Gerindra yang memutuskan hengkang dan tidak mencalonkan itu, diantaranya Samsoel Marla (Komisi C) dan Samsul Arifin yang menjabat Wakil Ketua Komisi B, memilih pindah partai, serta satu Kader terbaiknya yakni Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan Muhammad Fahad yang memutuskan untuk tidak mencalonkan lagi.

Sekjen DPC Gerindra Bangkalan Imron Rosyadi mengungkapkan bahwa berkas pendaftaran 50 Bacaleg sudah diserahkan pada KPU Bangkalan. Pihaknya berharap mampu mempertahankan perolehan kursi terbanyak, ia pun menarget perolehan 10 kursi.

"Kami sudah menyerahkan berkas Bacaleg, ada 50 orang yang kami daftarkan. Sekarang kan posisi kami sebagai pemenang, tetap ingin mempertahankan. Tergat kami 10 kursi," ungkapnya usai menyerahkan berkas pendaftaran, Sabtu (13/5/2023).

Sementara terkait beberapa orang kader yang memilih pindah partai dan tidak mencalonkan lagi, Imron mengatakan hal itu lumrah terjadi di Partai politik manapun.

"Kami itu sama halnya dengan club di sepakbola, jadi transfer pemain itu sudah biasa. Ada beberapa kader yang menjabat sebagai anggota DPRD, memilih pindah partai, tidak menjadi persoalan bagi kami," jelas Imron.

Terpisah, Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad, mengaku keputusannya tidak mencalonkan sebagai Bacaleg di Bangkalan, bukan untuk mencalonkan di provinsi ataupun pusat. Melainkan untuk fokus di bisnis yang digelutinya.

"Kami memutuskan tidak mencalonkan, karena ingin fokus di bisnis. Bukan mau pindah partai atau mau mencalonkan di provinsi dan pusat. Memang untuk lebih fokus pada bisnis saja," terangnya. wah

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…