Bappebti Dorong Probolinggo Miliki Gudang SRG Tembakau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Bappebti Kemendag RI bersama Pemkab Probolinggo saat menggelar rapat di Kantor Bupati Probolinggo, Senin (15/5/2023). Foto: Pemkab Probolinggo.
Tim Bappebti Kemendag RI bersama Pemkab Probolinggo saat menggelar rapat di Kantor Bupati Probolinggo, Senin (15/5/2023). Foto: Pemkab Probolinggo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo – Kabupaten Probolinggo akan memiliki gudang Sistem Resi Gudang (SRG) komoditas tembakau dalam waktu dekat. SRG ini nantinya berfungsi untuk menyimpan tembakau atau tunda jual di saat harga tembakau murah.

Hal ini merupakan tindak lanjut atas usulan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI dalam kegiatan identifikasi kesiapan kelembagaan SRG komoditas tembakau di ruang pertemuan Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo, Senin (15/5/2023).

Kedatangan enam orang tim Bappebti yang dipimpin oleh Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan SRG dan Pasar Lelang Komoditas Bappebti Heryono Hadi Prasetyo ini diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari.

"Kami mengusulkan komoditas tembakau sebagai komoditas SRG karena sebelumnya sudah ada 20 komoditas yang bisa masuk dalam SRG dan sekarang sedang membuat kajian untuk komoditas tembakau," kata Heryono di Probolinggo, Senin (15/5/2023).

Menurutnya, uang yang diperoleh oleh petani tembakau dari bank diharapkan bisa membantu petani. Sebab pada dasarnya, dengan adanya SRG ini, pengelola, bank dan petani harus sama-sama untung.

“Saya berharap nantinya keberadaan SRG tembakau ini bisa diawasi oleh Pemerintah Daerah. Mungkin perlu diadakan audit per triwulanan supaya bisa kredibel sehingga ada kepercayaan dari bank,” ujarnya.

Selain itu, pihak Bappebti juga menanyakan apakah Kabupaten Probolinggo yang menjadi pusatnya tembakau masih ada peluang untuk ekspor tembakau ke luar negeri. Jika itu terjadi, maka tentunya harus bersaing dengan tembakau dari Brazil.

“Saya berharap gudang SRG ini harus beda dengan gudang-gudang yang lain. Sebab SRG ini mempunyai persyaratan yang penting, termasuk standarisasi. Nantinya semua itu akan difasilitasi oleh Kemendag. Harapannya jika bisa ekspor nantinya bank akan lebih percaya. Sebab penjualannya sudah bisa merambah pasar internasional,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengatakan bahwa komoditas pertanian tembakau itu bukan hanya mempunyai nilai ekonomi, tetapi juga nilai budaya.

"Masyarakat Kabupaten Probolinggo menanam tembakau tidak berpikir untung dan ruginya. Kami yakin meskipun tidak boleh menggunakan pupuk bersubsidi, areal tanam tembakau tidak akan berkurang," katanya.

Ia menuturkan, SRG merupakan kebijakan untuk menaikkan harga karena komoditas pertanian tembakau ada musimnya, terkadang harganya tinggi dan terkadang pula rendah, sehingga untuk mengantisipasinya, maka harus disimpan terlebih dahulu. prb

Berita Terbaru

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Sejumlah k…