Ziarah ke Makam PMI Korban Covid-19 Asal Jatim di Hong Kong, Gubernur Khofifah Bangunkan Batu Nisan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah yang didampingi ketua PCI Muslimat NU Hong Kong Hj. Fatimah dan Ketua MUI Kota Surabaya KH. Syukron Djazilan  berziarah ke makam dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jatim. SP/ Devan
Gubernur Khofifah yang didampingi ketua PCI Muslimat NU Hong Kong Hj. Fatimah dan Ketua MUI Kota Surabaya KH. Syukron Djazilan berziarah ke makam dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jatim. SP/ Devan

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di sela-sela kunjungan kerjanya di Hong Kong, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri untuk berziarah ke makam dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jatim. Keduanya ialah makam Suko Endari asal Tulungagung dan Nur Laily Badiatul Muyassaroh asal Banyuwangi yang meninggal karna Covid-19, di Chai Wan Muslim Cemetery Hong Kong, Senin (15/05/2023).

Setibanya di makam, Gubernur Khofifah yang didampingi ketua PCI Muslimat NU Hong Kong Hj. Fatimah dan Ketua MUI Kota Surabaya KH. Syukron Djazilan, langsung memanjatkan doa dan tahlil di dua makam tersebut. Makam Suko Endari berada di nomor 1681 dan makam Nur Laily Badiatul Muyasaroh ada di nomor 1678.

Usai melakukan ziarah, Gubernur Khofifah mengatakan ia akan membuatkan nisan dan kijing untuk kedua makam PMI tersebut. Hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada kedua almarhumah yang merupakan pahlawan devisa negara.

“Saat ini nisan dan kijingnya sedang proses pembuatan, insyaAllah seminggu lagi selesai. Mudah-mudahan almarhumah husnul khatimah,” katanya.

Khofifah mengatakan, kedua almarhumah meninggal saat jauh dari keluarga dan tanah kelahirannya di Indonesia. Apalagi, sejak dimakamkan keluarga dari Indonesia belum pernah ziarah karena kendala jarak dan biaya.

“Untuk itu pembuatan nisan dan kijing ini juga sebagai upaya membantu keluarga almarhumah agar lebih tenang. Sehingga dengan membuatkan nisan dan kijing, keluarga di Indonesia juga akan merasa tenang,” katanya, dikutip Selasa (16/05/2023).

Khofifah menjelaskan, proses pemakaman kedua almarhumah di Hong Kong ini dibantu oleh KJRI dan PCI Muslimat NU Hong Kong-Macao. Termasuk memandikan dan mengkafani jenazah dilakukan langsung oleh Ketua PCI Muslimat NU Hong Kong-Macao 

“Tidak hanya proses pemakamannya, bahkan ibu-ibu Muslimat NU Hong Kong ini rutin berziarah dan mendoakan, termasuk membersihkan makamnya,” katanya.

Dalam kesempatan ini, tidak hanya ziarah dan mendoakan, Gubernur Khofifah bahkan menyempatkan melakukan sambungan panggilan video (video call) dengan keluarga dari kedua almarhumah di Indonesia.

Saat melakukan video call dengan Elvin Ratna, anak dari alm. Nur Laily Badiatul Muyasaroh yang ada di Banyuwangi dan Eki Yoviano Batitusta, anak dari alm. Suko Endari asal Tulungagung, Gubernur Khofifah menunjukkan langsung lokasi makam ibunya. Ia pun memberikan doa kepada keluarga agar diberikan kekuatan dan ketabahan.

“InsyaAllah almarhum husnul khatimah. Disini juga Muslimat NU rutin melakukan ziarah ke makam,” katanya.

Sementara itu, Elvin Ratna, anak dari alm. Nur Laily Badiatul Muyasaroh menyampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Khofifah karena telah membantu pembuatan nisan dan kijing ibunya.

“Maturnuwun sanget Bu Gubernur, karena memang untuk membuatkan nisan dan kijing kami tidak mampu. Terimakasih juga melalui video call ini kami dilihatkan makam ibu karena kami belum pernah melihat makam ibu. Sekali lagi maturnuwun Bu,” kata Elvin dengan mata berkaca-kaca.

Sebelumnya, Eki Yoviano Batitusta anak dari alm. Suko Endari asal Tulungagung menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya kepada Gubernur Khofifah. Pasalnya, orang nomor satu di Jatim ini berkenan ziarah ke makam ibunya dan mendoakan ibunya yang meninggal akibat Covid-19 di Hongkong setahun yang lalu.

"Terima kasih banyak untuk ibu Gubernur yang telah ziarah ke makam Ibu saya, terus memperbaiki dan membangun, mengkijing, saya sangat bangga mempunyai Ibu Gubernur seperti Ibu Khofifah, Terima kasih banyak yang sebesar-besarnya," pungkasnya. Dev

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…