DPRD Gresik Minta Pemkab Bentuk UPT untuk Mengelola Bandar Grissee

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana FGD yang digelar Dinas Parekraf dan Budaya Gresik dengan narasumber Bupati Gresik Gus Yani, Ketua DPRD Much Abdul Qodir, Ketua Komisi II Asroin Widyana dan Ketua KWG Miftahul Arif. SP/Grs
Suasana FGD yang digelar Dinas Parekraf dan Budaya Gresik dengan narasumber Bupati Gresik Gus Yani, Ketua DPRD Much Abdul Qodir, Ketua Komisi II Asroin Widyana dan Ketua KWG Miftahul Arif. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan  bahwa visi pembangunan pariwisata dan kebudayaan berkelanjutan telah menjadi bagian integral dari dokumen perencanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

Menurutnya, program-program konkret yang telah disusun oleh lembaga legislatif dan eksekutif bertujuan untuk memastikan tersedianya sarana dan prasarana wisata yang memadai.

"Sehingga pengembangan wisata diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi yang merata di kawasan tersebut," ujar Qodir saat menjadi narasumber pada kegiatan FGD di kawasan wisata Bandar Grissee yang juga dihadiri Bupati Gresik, pejabat, wakil rakyat dan pegiat pers, Senin (15/5) lalu.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Gresik Asroin Widyana pada kesempatan yang sama menyatakan, terkait pengembangan wisata baru Bandar Grissee sebaiknya dibentuk unit pelaksana teknis (UPT) untuk mengelolanya.  

Menurut Asroin, UPT tersebut memiliki wewenang tata kelola wisata baik menyangkut penataan pedagang, kebersihan, parkir dan lain sebagainnya.

"Tentunya UPT ini terdiri dari berbagai unsur sektoral baik dishub, dinas pariwisata, ekonomi kreatif dan budaya, BLH serta satpol PP," ucapnya sebagai narasumber pada FGD yang digelar Dinas Parekraf dan Budaya Gresik. 

Ditambahkan Asroin, wewenang multi sektoral ini akan memangkas fanatisme sektoral di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang selama ini dinilai menghambat kinerja pemkab.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sepakat dengan usulan ini. Menurutnya, UPT Bandar Grissee memang diperlukan agar program kerja multi sektoral ini bisa selaras.

"Saya selalu mewanti-wanti agar tidak ada lagi fanatisme sektoral di masing-masing OPD. Bahkan, di setiap kegiatan one week, mesti saya sampaikan," ungkapnya. 

Menurut Gus Yani, pihaknya saat ini sedang mencarikan lahan parkir yang memadai di sekitar Bandar Grissee. 

"Kita sedang nego harga dengan pemilik lahan. Karena nilai sewanya mencapai Rp200 juta per tahun, kami masih berupaya negoisasi," jelasnya.

Selain lahan parkir, Pemkab Gresik tengah mengupayakan mobil shuttle, sejenis kendaraan wisata yang berfungsi antarjemput wisatawan. 

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…