WBC Tak Setujui Duel Saul Canelo Alvarez vs Dmitry Bivol di Kelas 76,2 Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Duel Canelo Alvarez vs Dmitry Bivol.
Duel Canelo Alvarez vs Dmitry Bivol.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Presiden WBC Mauricio Sulaiman memberi petunjuk tidak akan menyetujui pertarungan yang mungkin terjadi antara Saul Canelo Alvarez vs Dmitry Bivol di kelas 76,2 kg.

Sulaiman mengumumkan bahwa WBC akan menolak untuk menyetujui pertarungan unifikasi antara Bivol dan juara WBC, IBF, WBO, Artur Beterbiev beberapa minggu yang lalu. Sulaiman dan WBC mengambil garis keras, lantaran perang yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

WBC mengaku tidak akan memberikan sanksi terhadap pertarungan yang melibatkan petinju dari Rusia atau Belarusia sampai konflik militer diselesaikan.

Bivol mempertahankan gelar kelas berat ringan WBA-nya dengan mengungguli Canelo dalam dua belas ronde untuk mengamankan kemenangan angka mutlak yang dominan pada bulan Mei 2022 lalu.

Canelo ingin pertarungan ulang berlangsung di kelas 79,3 kg untuk memperebutkan sabuk WBA - namun Bivol ingin turun ke kelas 76,2 kg untuk menantang bintang Meksiko ini demi gelar juara yang tak terbantahkan, termasuk sabuk WBC.

Untuk memperebutkan gelar WBC, seorang petarung dari Rusia atau Belarusia harus mengajukan permohonan khusus untuk mengajukan peninjauan kembali. Namun, tidak ada jaminan bahwa organisasi ini akan menyetujui pertarungan tersebut.

"Tidak, tidak untuk saat ini. Definisi kami sudah jelas. Ini adalah posisi yang konstan dan konsisten. Bivol belum mendekati proses yang kami buka untuk semua petinju yang ingin mengajukan permohonan agar kasus mereka ditinjau ulangkata Sulaiman kepada Izquierdazo saat ditanya apakah WBC akan menyetujui pertarungan antara Canelo dan Bivol di kelas 76,2 kg.

"Bivol belum melakukannya. Jadi untuk saat ini, Bivol tidak dapat berpartisipasi dalam pertarungan yang disetujui WBC,” imbuhnya.

Pada senin lalu, terdapat gambar-gambar yang beredar tentang turnamen tinju amatir yang dirayakan di sebuah stasiun kereta bawah tanah di Kharkiv, sebuah kota di Ukraina timur yang berada di garis depan perang.

“Ini cukup dramatis, tapi begitulah olahraga. Perlunya berlatih tinju, menjadi aktif, melepaskan apa yang ada di dalam diri mereka. InsyaAllah akan ada perdamaian, tidak akan segera, tetapi keajaiban terjadi,” ujarnya. sb

Berita Terbaru

AS dan Israel Lanjut Cyber Warfare

AS dan Israel Lanjut Cyber Warfare

Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB

Televisi Iran Mulai Diretas, Siaran Olahraga Diselipi Cuplikan Pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin…

Trump tak Singgung Reza Pahlavi

Trump tak Singgung Reza Pahlavi

Senin, 02 Mar 2026 18:33 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:33 WIB

Untuk Nominasi Pemimpin Iran Pengganti Ayathollah Ali Khamenei    SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump telah mengantongi tiga nama yang …

Turis di Bali dan Dubai Kebingungan, Ekses Serangan ke Iran

Turis di Bali dan Dubai Kebingungan, Ekses Serangan ke Iran

Senin, 02 Mar 2026 18:30 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Denpasar - Sejumlah penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, terganggu. Sejumlah penumpang…

Pakar Ekonomi: Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Investor akan Pilih Emas

Pakar Ekonomi: Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Investor akan Pilih Emas

Senin, 02 Mar 2026 18:26 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Menurut saya, tengah ketegangan ini, Iran memutuskan untuk menutup jalur Selat Hormuz. Padahal, jalur ini menjadi arteri utama…

Try Sutrisno, Arek Surabaya Meninggal di Usia 90 Tahun

Try Sutrisno, Arek Surabaya Meninggal di Usia 90 Tahun

Senin, 02 Mar 2026 18:23 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming terlihat mengiringi dari belakang peti jenazah mantan Wapres Try Sutrisno. Prosesi…

Manusia Barbar

Manusia Barbar

Senin, 02 Mar 2026 18:20 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Publik di seluruh dunia diguncang serangan militer serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Sabtu. Padahal, hari Kamisnya antar…