Kakek 74 Tahun Akhiri Hidupnya Terjun ke Sumur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mendatangi sumur tempat korban mengakhiri hidupnya. SP/Lestariono
Petugas saat mendatangi sumur tempat korban mengakhiri hidupnya. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Lingkungan Patihan, Kelurahan/Kec. Sukorejo Kota Blitar dikejutkan tewasnya mbah Sukardi 74 warga setempat dalam sumur yang tidak jauh dari rumah korban.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (20/5) pagi itu dibenarkan Kapolsek Sukorejo AKP Imam Subechi SH pada wartawan di kantornya, menurut AKP Imam Subechi, pihaknya menerima laporan dari perangkat kelurahan Pakunden Kec Sukorejo bahwa ada warganya yang bertempat tinggal di Jalan Kaliwatu Kelurahan Pakunden tercebur sumur, menindak lanjuti laporan itu, pihaknya langsung ke TKP guna lakukan olah TKP bersama anggota.

"Kami sampai di TKP bersama anggota di sana sudah banyak warga, selanjutnta kita koordinasi dengan pihak Damkar Kota Blitar serta pihak Puskesmas Sukorejo guna evakuasi dan pemeriksaan kondisi korban," kata AKP Imam Subechi atas ijin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si.

Sesuai informasi dari saksi saksi pihak keluarga korban, sebelum korban masuk kedalam sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter itu, Ibu Jumiarti 50 anak korban mengantar makanan ke rumah korban pada Jumat (19/5) siang terlihat kakek yang hidup sendirian itu ada di dalam rumah dan duduk di kursi.

"Memang korban hidup sendirian, untuk anak anaknya rumah tersendiri, dan tidak jauh dengan rumah korban, dan setiap hari untuk makanya di kirim anak anaknya." Tambah mantan Kapolsek Talun ini.

Sekitar pukul 08.00 korban dapat dievakuasi oleh petugas Damkar dan masyarakat, setelah itu korban dilakukan pemeriksaan oleh team kesehatan dan dokter Puskesmas Kecamatan Sukorejo.

Dalam pemeriksaan jasad korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan maupun tindak pidana, karena korban menderita stroke dan katarak sudah menahun, diduga korban masuk ke dalam sumur bantuan sebuah kursi yang berada dekat bibir sumur, dan tenggelam.

"Atas kesepakatan pihak keluarga korban tidak diperbolehkan otopsi, hanya pemeriksaan luar artinya otopsi tubuh korban dari luar oleh dokter Puskesmas, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarganya disertai surat pernyataan, dari tkp kita amankan kursi yang diduga untuk alat korban masuk ke dalam sumur dan baju yang dipakai korban, dan korban menurut keterangan pihak keluarga menderita Stroke sudah lama dan sakit Katarak," pungkas AKP Imam Subechi. Les

Berita Terbaru

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

SurabayaPagi, Tulungagung – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di K…

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 57 Bhikkhu lintas negara yang menjalankan perjalanan spiritual I…

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui program BSI Scholarship kembali membuka akses pendidikan bagi ribuan generasi m…

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…