Durhaka! Bapak Ini Nangis Kejer Dibentak dan Diusir Anaknya Saat Hadiri Wisuda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar dari Tiktok saat bapak yang dibentak anaknya ini menangis dan kehabisan uang di jalanan karena uangnya kurang. SP/ YGY
Tangkapan layar dari Tiktok saat bapak yang dibentak anaknya ini menangis dan kehabisan uang di jalanan karena uangnya kurang. SP/ YGY

i

SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Orang tua pastinya bangga jika anaknya bersekolah hingga tingkat tinggi meraih gelar sarjana hingga diwisuda. Demi pendidikan dan kualitas hidup lebih baik, orang tua akan mati-matian membiayai sekolah anaknya.

Kebahagiaan yang tak mungkin tergantikan selagi masih hidup dan menjadi saksi kesuksesan anak. Sebaliknya, sang anak mesti bersyukur dengan segala bentuk pengorbanan orang tuanya apalagi bisa sampai disekolahkan menjadi sarjana.

Namun,  berbeda dengan cerita yang satu ini. Baru-baru ini tengah viral video dalam unggahan Tiktok akun @momo_wikan yang memperlihatkan seorang bapak menangis di pinggir jalan dan menangis.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (19/05/2023) kemarin. Peristiwa ini terjadi di Yogyakarta. Saat mendorong motor, bapak ini bertemu dengan seorang pria yang menghampirinya. Pria tersebut berbaik hati membelikan bensin karena uang bapak tersebut tidak cukup.

Video berdurasi beberapa detik ini memperlihatkan seorang bapak yang menangis di pinggir jalan Yogyakarta. Diketahui dari keterangan sang bapak, sang anak marah dan membentak sang ayah. Sang anak marah lantaran karena ayahnya hadiri wisuda. 

"Biasa mas lare saiki, kulo keliru salah mas (biasa mas anak sekarang, saya salah mas)," ucap bapak tersebut, dikutip Minggu (21/05/2023).

Dalam keterangan di video, sang anak marah sampai membanting hp. "Saat mau mengisikan motornya bapaknya nangis ternyata habis di bentak bentak dan dimarahi sama anaknya ditempat wisuda anaknya tersebut sampai hp anaknya dibanting," tulis keterangan video.

Anaknya pun menyuruh sang bapak untuk pulang dari wisuda. Lantaran sang anak marah, bapak tersebut akhirnya memutuskan untuk pulang.

Bapak yang megendarai sepeda motor bebek tersebut berdandan rapi mengenakan batik. Namun di tengah perjalanan pulang, sepeda motor bapaknya kehabisan bensin. Ia pun mendorong motor dan berhenti di pinggir jalan.

"Wisuda, anak e nesu, aku dikon bali (wisuda, anak marah, aku disuruh pulang)," kata bapak tersebut sambil menangis.

Bapak ini berasal dari Sedayu, Bantul. Tak dijelaskan di mana tempat anaknya wisuda. Namun tampaknya perjalanannya dari tempat wisuda ke rumah cukup jauh.

"Bapaknya berniat mau pulang karena dijalan kehabisan bensin dan hanya membawa uang seadanya,,,, hargai dan hormatilah orang tua kita selagi ada,,,," tulis keterangan video. 

Bapak tersebut menangis tersedu-sedu di pinggir jalan. Ia pun tampak ingin membeli bensin. Namun saat mengeluarkan uang, ternyata ia kekurangan uang. Namun untungnya bapak tersebut mendapatkan pertolongan.

"Kulo Sedayu," kata bapak tersebut.

"Niki keentekan bensin, niki arto kulo (ini kehabisan bensin, ini uang saya)," sang bapak menambahkan. 

"Mboten nopo-nopo niki diisi (bensin) sekalian sedekah, (Enggak papa, ini diisi sekalian sedekah) " ucap pedagang.

Video tersebut pun menarik perhatian warganet. Hingga kini video tersebut ditonton sebanyak 3,9 juta views. Beragam komentar pun membanjiri video tersebut. Tak sedikit warganet yang merasa kasihan dengan bapak tersebut.

"Ya Allah bpk sesakit itu sampe nangis, pdhl sdh berusaha skuat appun itu demi ank, yg namanya lg apes..Smg bpk dipermudahkan urusan sabar bpk," tulis komentar salah satu akun.

"ya Allah ya rabbi panjang umur sehat selalu ya bapakmu," tulis akun @Nissaadp.

"kelihatan bapaknya lembut banget,pasti nurut banget sama anaknya,sayangi lah ortu mu selagi masih ada.kamu bisa smpi wisuda juga berkat kerja kerasnya," tulis akun @raniolshole.

"Buat anaknya bapak ini, sayangi ortu dan hargai waktu waktu bersama dia, tidak semua anak bisa memiliki waktu dan mendapatkan kasih sayang seorang ayah," komentar akun lain. dsy/mrd/mjt/ssm/drm

Berita Terbaru

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…