Dukung Pengembangan Inovasi Pertanian, PLN Bangun Fasilitas Green House Khusus Buah Naga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Banyuwangi - Guna pengembangan pertanian Buah Naga pemanfaatan buah untuk bahan olahan makanan, PT PLN (Persero) lewat Agrowisata Buah Naga binaannya terus melakukan inovasi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pengembangan potensi sebagai pusat edukasi agro buah Naga terus dilakukan.

Kawasan Agrowisata Naga Listrik akan berfokus untuk mengembangkan green house khusus untuk buah naga varian baru.

Tidak hanya memperkenalkan buah naga merah mawar pada masyarakat namun, Kebun buah naga yang terletak di Pesanggaran, Banyuwangi ini kini juga menyediakan buah naga putih, naga kuning golden, naga kuning palora, naga hitam, dan naga orange.

Varian baru pada tanaman buah naga merupakan hasil kreasi petani di berbagai daerah yang menciptakan hasil buah yang unik.

“Pusat edukasi greenhouse ini nantinya akan menjadi yang pioneer dalam inovasi-inovasi buah naga kedepannya. Tidak hanya untuk pengunjung wisata, kami berharap lokasi ini bisa menjadi tempat edukasi untuk kalangan pelajar, mahasiswa, ataupun akademisi,” jelas Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) UID Jawa Timur, Kemas Abdul Gaffur.

Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan kunjungan di kawasan Agrowisata Naga Listrik di mana pada tahun 2022 kunjungan mahasiswa untuk penelitian maupun KKN meningkat 2 kali lipat.

Pembinaan kawasan agrowisata naga listrik yang dilakukan PLN sejak tahun 2020 hingga kini telah berhasil menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara.

Saat ini, pemanfaatan lampu untuk kebun buah naga telah digunakan pada jenis buah naga merah, buah naga putih, buah naga kuning golden, dan buah naga kuning palora.

Perbedaan masa tanam pada setiap jenis buah naga ini menjadi perhatian petani buah naga dalam mengatur masa tanam.

“Untuk setiap varian ada yang 46 hari, ada yang sampai 150 hari untuk sekali panen. Setiap jenis butuh waktu yang berbeda, pengaturan waktu tanam juga berbeda,” ujar Ketua Pokdarwis Sekar Naga Arum, Nanang Sugianto.

Lebih lanjut ia memaparkan lokasi edukasi merupakan kawasan agrowisata petik buah produktif sehingga para petani mengupayakan agar kebun selalu memiliki buah yang dapat dipetik pengunjung pada varian yang berbeda.

"Kabupaten Banyuwangi sendiri secara rata-rata tahunan memproduksi 82.544 ton buah naga sehingga menjadi pemasok buah naga terbesar di Indonesia. Keberhasilan Banyuwangi sebagai penghasil buah naga tidak lepas dari manfaat penggunaan lampu yang didukung penuh oleh PLN," Ujarnya.

Saat ini petani buah naga yang memanfaatkan listrik untuk peningkatan produksi atau electrifying agriculture sebanyak 13.868. Sementara pemanfaatan tenaga listrik pada buah naga tahun 2022 mencapai 32,1 MWh. 

"Hingga April 2023 konsumsi listrik petani buah naga di Banyuwangi mencapai 11,554 MWh tersebar di wilayah Muncar, Jajag dan Rogojampi. Jumlah ini meningkat 3,94 persen dari April tahun sebelumnya," pungkas Kemas. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Sidoarjo 2026 – 2031 menggelar rapat perdana usai terbentuk k…

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Turut serta meramaikan CFD (Car Free Day) Kabupaten Sidoarjo, SMP Negeri 1 Sedati dengan peserta didiknya yang tergabung dalam…

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat potensi budidaya ayam hasil persilangan yang dikenal dengan sebutan ayam Sengkuni yang banyak diminati karena…

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keterlambatan pencairan dana dari pemerintah pusat, kini sejumlah operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi…

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Serangan hama tikus di kawasan Lumajang, Jawa Timur mengakibatkan sejumlah petani meringis. Pasalnya, imbas hama tikus tersebut,…

Momentum HJKS Jadi Magnet Wisata, Ribuan Warga Antusias Serbu Festival Rujak Uleg 2026

Momentum HJKS Jadi Magnet Wisata, Ribuan Warga Antusias Serbu Festival Rujak Uleg 2026

Minggu, 10 Mei 2026 13:05 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya (HJKS), Festival Rujak Uleg 2026 di Kota Surabaya kembali sukses menjelma menjadi pesta…