Para Aktivis Bersuara, Perihal Kerja Bupati yang Dituding Gagal Pimpin Kab Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para Aktivis di Kab. Sumenep, menyoal kinerja Bupati Sumenep, yang dituding gagal. SP/Ainur Rahman
Para Aktivis di Kab. Sumenep, menyoal kinerja Bupati Sumenep, yang dituding gagal. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Semakin tak jelas gagasan Bupati sumenep dinilai sangat kentara, dan lucu, infonya perihal pencalonan dirinya menjadi Gubernur Jatim menjadi candaan sejumlah aktivis di Kab. Sumenep.

Saat dihimpun reporter Surabaya pagi, para aktivis dari Brigade 571, IKWAL, KWRI, bersatu, menyuarakan bupati Sumenep itu kok memiliki nyali besar membangun Jawa Timur, menjadi Bupati Kab. Sumenep saja gak jelas, katanya

Bahkan banyaknya tudingan miring yang mengatakan, Bupati sumenep lebih banyak menebar pesona di sejumlah media dari pada pekerjaan nyata, bahkan banyaknya menerima penghargaan dari menteri dan Gubernur Jatim, kok bisa.

"Aneh-aneh saja, banyaknya banner bertuliskan Madura harus sejahtera, itu adalah bentuk pelecehan Bupati Sumenep, terhadap tiga Kabupaten lainnya, khususnya di pulau garam Madura"

Ia juga mengatakan, Jika memang Bupati Sumenep, memiliki mimpi besar untuk maju di Pilgub Jatim, perbaiki kinerja,  jangan hanya menjual konsep yang dapat menyebabkan kebingungan masyarakat.

"Boleh-boleh saja bermimpi menjadi Gubernur, tapi perbaiki sistem kerjanya menjadi Bupati, jangan hanya asal, ingat janji politiknya, untuk perbaiki sistem perekonomian masyarakat kab. Sumenep"

Selain itu, ia menuding banyaknya persoalan baik infrastruktur yang tidak jelas, bahkan Bupati dinilai tidak memiliki konsep dalam memajukan birokrasi pemerintahan di Kab. Sumenep.

Bahkan tidak hanya itu,  para aktivis masih akan menggelar audiensi di depan kantor pemerintah Kab. Sumenep, sekedar untuk mengingatkan Bupati untuk tidak berlebihan dan fokus bekerja sebagai orang nomor satu di Kab. Sumenep.

"Para aktivis itu memiliki tugas, mengingatkan terhadap pemerintah untuk bekerja sesuai dengan tupoksinya, jangan sampai keluar dari rel, jadi harus fokus dan terarah sesuai dengan petunjuk diatasnya"

Jadi sambungnya, persoalan infrastruktur  jalan yang banyak dikeluhkan warga itu kurang mendapatkan perhatian yang serius, bahkan SOPD selaku pengguna anggaran juga dituding lemot dan tidak jelas.

"Setiap kita membawa persoalan aduan dan bukti fisik infrastruktur jalan yang rusak, jawabannya, biar nanti saya turun kelapangan, dan kemudian kita lakukan penganggaran untuk perbaikan"

Secara terpisah, Kepala PUTR kab. Sumenep, Ir. Ery Susanto, M.Si, belum bisa ditemui, kata salah satu staffnya, pak Kadis ada rapat.

"Pak Kadis sedang rapat, coba saja balik nanti, " Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Musim Panen Raya Padi Jadi Ladang Cuan Tukang Ojek Gabah di Nganjuk

Musim Panen Raya Padi Jadi Ladang Cuan Tukang Ojek Gabah di Nganjuk

Rabu, 08 Apr 2026 12:39 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Memasuki musim panen raya di wilayah Nganjuk, Jawa Timur menjadi berkah tersendiri bagi para usaha ojek gabah di wilayah Desa…

KPK Geledah Rumah Dirut Perumda Tirta Taman Sari, Pendalaman Kasus OTT Maidi Berlanjut

KPK Geledah Rumah Dirut Perumda Tirta Taman Sari, Pendalaman Kasus OTT Maidi Berlanjut

Rabu, 08 Apr 2026 12:31 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:31 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik menyasar rum…

Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa

Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa

Rabu, 08 Apr 2026 12:28 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sepanjang Tahun 2026 ditambah di musim hujan, menjadi daftar panjang temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan, Dinas…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian kepada 10 ahli waris pekerja rentan di Balai Kota Malang, Senin …

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Kendarai Motor Demi Keselamatan

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Kendarai Motor Demi Keselamatan

Rabu, 08 Apr 2026 11:13 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memastikan keselamatan pelajar sekaligus mendisiplinkan siswa sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi…

Di Tengah Program Efisiensi, Warga Jombang Kritik Pedas Seragam DPRD saat Harga Kedelai dan Plastik Melonjak

Di Tengah Program Efisiensi, Warga Jombang Kritik Pedas Seragam DPRD saat Harga Kedelai dan Plastik Melonjak

Rabu, 08 Apr 2026 11:05 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi harga pembelian seragam yang hampir Rp500 juta, saat ini ratusan warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang…