Lamongan Susun Roadmap untuk Reformasi Birokrasi Berdampak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat membuka sosialisasi reformasi birokrasi tematik dan pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), Rabu (30/5) di aula Gadjah Mada Pemkab Lt.7. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat membuka sosialisasi reformasi birokrasi tematik dan pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), Rabu (30/5) di aula Gadjah Mada Pemkab Lt.7. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pemkab Lamongan terus berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang good governance, dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, salah satunya dengan melakukan penyusunan roadmap, untuk penajaman implementasi reformasi birokrasi (RB) tematik, melalui kegiatan sosialisasi reformasi birokrasi tematik dan pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), Rabu (30/5) di aula Gadjah Mada Pemkab Lt.7.

Penajaman implementasi akan RB sama dengan fokus terhadap double track meliputi penanganan isu di hulu menggunakan RB general dan penyelesaian isu di hilir menggunakan RB tematik. Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang berkesempatan membuka kegiatan, berfokus pada double track akan memberikan dampak kepada masyarakat dan tentunya mengakselerasi pembangunan di Lamongan.

"Fokus pada double track dengan implementasi RB akan berdampak pada masyarakat secara nyata dan mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Lamongan," tutur Pak Yes sapaan akrab orang nomor 1 di Lamongan.

Dilaporkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Moh. Nalikan roadmap yang telah disusun oleh Kota Soto ialah menyusun squad RB tematik yang dikomandani langsung oleh Bupati Lamongan, pembahasan program dan rencana aksi sebagai tindak lanjut dari rekomendasi PANRB, serta membentuk tim pelaksana SPBE.

RB tematik sendiri merupakan reformasi birokrasi yang mempunyai dampak langsung bagi masyarakat. Didalamnya terdapat empat fokus dalam RB tematik, yakni birokrasi untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi administrasi pemerintahan, serta pengendalian inflasi.

"Sebenarnya RB tematik ini lebih ringkas jika dibandingkan dengan RB general, karena yang dinilai atau yang menjadi poin penting ialah dampak yang dirasakan kepada masyarakat. Jadi ukuran kita ialah capaian indeks dari 4 sektor yang telah ditetapkan," tentang Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan II Budi Prawira saat menyampaikan materi tentang penguatan reformasi birokrasi.

Lekat dengan aspek yang tercantum pada RB yakni digitalisasi, SPBE juga digalakkan di Kabupaten Lamongan. Terlebih pada tahun lalu tepatnya pada 2022, SPBE Kabupaten Lamongan menempati angka 2,82 atau berarti belum maksimal. Kemajuan teknologi informasi yang semakin cepat akan menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel sehingga mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi birokrasi, selain itu juga manifestasikan pemerintah yang kuat dalam menegakkan indeks hukum yang menjadikan pemerintahan bersih akan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Teknologi hanya sebuah alat untuk mewujudkan tata kelola yang good governance dan fleksibel mengikuti era transformasi," ungkap Analis Kebijakan Madya Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Ugi Cahyono Setiyono. jir

Berita Terbaru

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 21:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 21:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…