Kafilah MQKN Lamongan Bawa Misi Bisa Sabet Medali Sebanyak-banyaknya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat memberikan pengarahan kepada kafilah sebelum diberangkatkan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat memberikan pengarahan kepada kafilah sebelum diberangkatkan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

Sebanyak 80 Kafilah Ambil Bagian Dalam Lomba MQKN Tingkat Provinsi

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 80 kafilah Kabupaten Lamongan resmi diberangkatkan oleh bupati Yuhronur Efendi. Kafilah yang akan ambil bagian dalam lomba Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut, bawa misi menyabet medali sebanyak -banyaknya.

Sebelum berangkat, rombongan kafilah yang akan menuju Pondok Pesantren Amanatul Umah Pacet Mojokerto tersebut,  dapat wejangan dari bupati Senin (5/6/2023) di Guest House setempat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menekankan pada seluruh Kafilah yang akan merebutkan 78 medali dalam 24 cabang perlombaan meliputi Marhalah Ula, Marhalah Wustha, Marhalah Ulya, debat Bahasa Arab,  Lalaran Alfiyah dan lainnya tersebut untuk tetap mengutamakan syiar Islam dalam merebutkan kejuaraan.

"Kita tahu bahwa dalam perlombaan pasti mengutamakan juara yang didapatkan, namun dalam MQKN ini kalian juga harus mengutamakan syiar Islam," tegas Bupati yang akrab disapa Pak Yes dalam arahannya sebelum memberangkatkan para Kafilah Lamongan.

Lebih lanjut Pak Yes memberikan support kepada para Kafilah yang akan berjuang agar mampu memberikan penampilan yang maksimal, sehingga dapat membawa pulang juara dan bisa lanjut ke babak tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada Juli mendatang di Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran.

 

"Kalian semua sudah berusaha dengan maksimal agar mampu menampilkan yang terbaik untuk Lamongan. Jangan lupa dibarengi dengan doa agar menjadi juara sehingga bisa lanjut di babak selanjutnya, terlebih pada tingkat Nasional nanti Lamongan akan menjadi tuan rumah," katanya.

Para Kafilah yang terpilih untuk mewakili Kabupaten Lamongan dalam MQKN 2023 merupakan perwakilan dari seluruh Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Lamongan. jir

Berita Terbaru

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi – Upaya memaksimakan pergergerakan ekonomi kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya berkomintmen  membenahi pasar tradisional dengan program re…

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Kepolisian Resor (Polres) Jember melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi …

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Kepolisian Daerah Jawa Timur memusnahkan narkotika jenis kokain seberat 22,22 kilogram yang ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep, …

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025.…

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI : Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Gerbang Kertasusila masih menyimpan persoalan keamanan pangan. Tim Surabaya Pagi mencatat 33.626 kasus…