5.000 Porsi Makanan UMKM, Sambut Timnas Indonesia dan Palestina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Surabaya - Rencanya, Timnas Indonesia makan malam bersama Timnas Palestina di Balai Kota Surabaya, pada 11 Juni 2023 malam. Bahkan, akan disajikan 5.000 porsi makanan UMKM di gala dinner untuk Timnas Indonesia dengan Palestina itu. Namun, rencananya yang akan digelar konvoi untuk Timnas Indonesia, akhirnya dibatalkan, karena tuai polemik.

Eri mengakui rencana tersebut menuai banyak protes dari warganet. Mayoritas menilai arak-arakan atau konvoi itu sudah tidak tepat momennya. Euforia SEA Games sudah berlalu. Pemain Timnas yang akan melawan Palestina pun juga bukan skuad SEA Games. Belum soal masalah recovery pemain. Banyak pencinta sepakbola yang menilai konvoi itu justru akan membuat para pemain kelelahan sebelum bertanding. Usai diarak, pemain timnas juga akan dijamu dalam gala dinner. Acara ini akan digelar di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

 

Jadi Polemik

Konvoi timnas Indonesia di Surabaya menjadi polemik di media sosial. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beberkan maksud dari konvoi tersebut.

konvoi itu rencananya akan berangkat dari hotel menuju Balai Kota. Tidak hanya pemain Timnas Indonesia, tetapi juga pemain Palestina yang akan ikut konvoi. Setelah itu, Pemkot Surabaya akan menggelar jamuan makan malam untuk kedua kesebelasan.

"Konvoi itu dari hotel ke Balai Kota seperti ketika Bonek kawal pemain Persija ke hotel dan stadion. Kuwi (itu) konvoi opo bukan, bahasanya apa," ujarnya.

"Nanti kalau berangkat dari hotel ke Taman Surya (Balai Kota) welcome dinner tiba-tiba ada suporter yang kawal nanti dibilang konvoi. Makanya bilangnya konvoi. Jadi perjalanan dari hotel ke Taman Surya," sambungnya

 

Masyarakat Suporter Surabaya

Dia mengatakan bahwa konvoi tersebut adalah 'pengawalan' dan penyambutan Timnas Indonesia dari hotel menuju Balai Kota Surabaya. Timnas Indonesia diagendakan makan malam bersama Timnas Palestina di Balai Kota Surabaya pada 11 Juni 2023.

"Jadi ini konvoi pengawalan karena penghormatan yang diberikan kepada Timnas Indonesia. Ini tradisi dan budaya suporter Surabaya karena kami ingin menunjukkan suporter Surabaya itu begitu ramah. Biasanya konvoi jenis ini dihadiri perwakilan suporter, ini bisa kita batasi, seperti maksimal 100 suporter untuk mengawal, dalam konteks ini dari hotel ke Balai Kota yang butuh waktu 7 menit. Jadi ini bukan mengelilingkan pemain Timnas ke seluruh Surabaya," kata Eri di Balai Kota Surabaya, Rabu (7/6/2023).

Namun, konvoi ini akhirnya ditiadakan karena memicu salah paham. Timnas Indonesia dan Palestina akan langsung ikut dalam gala dinner di Balai Kota Surabaya.

"Tapi karena ini kemudiaan disalahpahami, maka konvoi ditiadakan. Para pemain timnas Indonesia dan Palestina langsung gala dinner di Balai Kota," ujarnya.

Eri menjelaskan soal gala dinner yang menjadi poin ketiga dalam penjelasannya. Ini merupakan wujud persahabatan kedua negara, sekaligus bentuk dukungan kepada perjuangan rakyat Palestina.

"Balai Kota Surabaya yang terintegrasi dengan Taman Surya adalah tempat terbuka. Jadi warga silakan datang ke Taman Surya, di sana ada pemain Timnas Indonesia dan Palestina, bisa memberi semangat, semacam meet and greet sambil menikmati makanan UMKM Surabaya sebanyak 5.000 porsi. Nanti juga akan diperkenalkan para pemain Timnas ke masyarakat suporter Surabaya," jelas Eri. (alq/rmc)

Berita Terbaru

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…