Dicap Penipu! Spotify Akhiri Kontrak Podcast Meghan Markle dan Pangeran Harry

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Meghan Markle dan Pangeran Harry. SP/ SBY
Meghan Markle dan Pangeran Harry. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Podcast Meghan Markle dan Pangeran Harry yang bertajuk Archetypes kini harus kandas lantaran Spotify mengakhiri kontrak keduanya. Spotify tidak memperpanjang podcast Archetypes untuk musim kedua, di mana musim pertama debut di Agustus 2022 dalam 12 episode. Kontrak podcast ini terbilang mahal, mencapai USD 25 juta.

Pemutusan kontrak podcast tersebut berdasarkan pernyataan bersama dari kedua pihak untuk tidak melanjutkannya. Hal itu dibenarkan oleh salah seorang bos podcast Spotify yang menyebut Harry dan Meghan Markle sebagai seorang penipu setelah hanya membuat 13 episode saja lalu memutuskan untuk berhenti.

Bill Simmons, Head of Podcast Innovation and Monetization di Spotify mengatakan hal tersebut dalam acara podcast miliknya. "Dasar penipu! Itulah podcast yang harusnya kita buat bersama mereka," ujarnya.

"Pada suatu malam aku mabuk dan memberitahukan kejadian Zoom yang kulakukan dengan Harry di mana aku mencoba membantunya dengan ide untuk podcast. (Dan) itu adalah salah satu cerita terbaik ku," tambahnya.

Sebelumnya, kesepakatan podcast dengan Spotify adalah salah satu perjanjian komersial utama yang dibuat pasangan itu setelah berhenti dari tugas kerajaan dan pindah ke AS pada tahun 2020. Ketika diumumkan pada akhir 2020, Harry mengatakan podcast itu akan memunculkan perspektif dan suara berbeda.

Di program ini, Meghan berbicara dengan tokoh-tokoh terkenal seperti Serena William dan Mariah Carey tentang stereotip yang dilontarkan terhadap wanita. Archetype cukup disambut dan memenangkan penghargaan podcast teratas di People's Choice Award di Los Angeles.

"Saya suka menggali proses, duduk larut malam di tempat tidur, mengerjakan penulisan dan kreatif. Saya suka menggali jauh ke dalam obrolan yang bermakna dengan tamu beragam dan menginspirasi, tertawa dan belajar bersama mereka," kata Meghan kala itu, dikutip Minggu (18/06/2023).

Ketika perjanjian dengan Spotify pertama kali diumumkan, podcast itu disebut sebagai hubungan yang akan menghasilkan beberapa seri tapi pada akhirnya hanya satu yang terwujud. Laporan media Amerika menyebutkan pasangan itu gagal memenuhi produktivitas yang disyaratkan Spotify, dan karena itu tidak menerima nilai penuh dari kontrak.

Dilansir dari Wall Street Journal disebutkan jika pasangan tersebut tak memenuhi batas kinerja di dalam kontrak tersebut, maka keduanya tak mendapatkan bayaran penuh.

Sebagai informasi, sejak berpisah dari keluarga kerajaan, Harry dan Meghan berupaya memanfaatkan ketenaran global mereka untuk meraih pendapatan. Itu termasuk kesepakatan konten bernilai jutaan dolar dengan Netflix, dan kontrak Harry dengan Penguin Books, yang telah menghasilkan otobiografi Spare.

Kabar pemutusan hubungan kerja ini muncul setelah ramai pernyataan seorang sumber dekat mereka di Daily Mail. Ia mengatakan bahwa Harry dan Meghan sudah kehabisan bahan terkait Kerajaan Inggris untuk dibeberkan.

Semua kerjasama yang dibuat mereka hanya membahas satu hal yakni Keluarga Kerajaan Inggris. Mulai dari dokumenter di Netflix, memorinya, podcast hingga wawancara-wawancara eksklusif di beberapa media hanya membahas hal tersebut. dsy

Berita Terbaru

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian. Ketepatan sasaran penerima …

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketidakhadiran Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Mulyono bersama seluruh anggotanya dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur pada 10 …

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…