Terjangkit Rabies! Balita di Bali Meninggal Dunia, Alami Kejang dan Tolak Minum Air Putih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan video yang memperlihatkan bocah 5 tahun, KRA asal Kabupaten Buleleng, Bali kejang-kejang dan menolak minum air putih karena terjangkit rabies. SP/ BALI
Tangkapan video yang memperlihatkan bocah 5 tahun, KRA asal Kabupaten Buleleng, Bali kejang-kejang dan menolak minum air putih karena terjangkit rabies. SP/ BALI

i

SURABAYAPAGI.com, Bali - Vaksinasi pada hewan peliharaan penting dilakukan, khususnya pada anjing peliharaan. Pasalnya jika tidak maka akan mengakibatkan seseorang terkena rabies, salah satu penyakit zoonosis, yang menular dari hewan ke manusia.

Salah satunya yaitu dialami oleh balita yang berusia 5 tahun asal Kabupaten Buleleng, Bali. Balita tersebut bahkan menolak meminum air putih dan malah mengalami kejang-kejang.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi, anak tersebut awalnya dirujuk ke RSUD Buleleng 10 Juni, setelah sempat dirawat di RSUD Tangguwisia.

"Anak perempuannya sudah tidak bisa minum, gelisah, dan takut angin," demikian konfirmasi dr Nadia, Minggu (18/06/2023).

Kronologi Kejadian

Saat itu, sang bocah, KRA diceritakan sedang bermain sendirian di halaman rumahnya. Namun secara tiba-tiba anjing peliharaannya datang dan menggigit lengan kirinya. 

Kedua orang tua KRA pun menganggap luka gigitan tersebut hanya berupa goresan kecil. Keduanya pun lantas hanya membersihkan lukanya dan tidak langsung dibawa ke rumah sakit. 

Awalnya, keadaan KRA usai digigit anjing masih baik-baik saja, namun pada Sabtu (10/06/2023) pekan lalu, bocah tersebut mulai mengalami gejala rabies, seperti tidak bisa minum air, nyeri menelan, gelisah, dan takut pada angin.

Ternyata, diketahui bahwa anjing peliharaan tersebut memang tidak pernah divaksinasi rabies. Padahal, kasus rabies di Bali per 2023 hingga Mei saja, relatif cukup tinggi.

"Dilaporkan ada 19.035 kasus rabies dengan kematian pada manusia 3 kasus," sebutnya.

"Vaksinasi pada anjing 55 persen, sebetulnya tersedia di Dinas Peternakan."

Balita 5 Tahun Terjangkit Rabies Meninggal Dunia

Diketahui, KRA, bocah usia 5 tahun asal Buleleng Bali meninggal dunia setelah digigit anjing peliharaannya yang diduga terinfeksi rabies.

Kematian anak balita viral juga dipicu keterlambatan penanganan. Orangtua pasien tidak langsung membawa yang bersangkutan ke fasilitas kesehatan terdekat. 

Pasien masuk ke rumah sakit pada Sabtu, 10 Juni 2023 lalu. Bocah 5 tahun tersebut dikabarkan meninggal sehari setelahnya pada Minggu 11 Juni 2023 sekitar pukul 20.20 WITA.

Apa Itu Rabies?

Melansir laman Kementerian Kesehatan, Minggu (18/06/2023), rabies adalah salah satu penyakit zoonosis, yang menular dari hewan ke manusia.  Hewan utama penyebab penyebaran rabies adalah anjing, kelelawar, kucing dan kera. Di Indonesia rabies atau yang dikenal dengan “penyakit anjing gila”.

Rabies adalah penyakit menular akut, menyerang susunan saraf pusat yang disebabkan oleh Lyssavirus. Virus ini menular melalui air liur, gigitan atau cakaran dan jilatan pada kulit yang luka oleh hewan yang terinfeksi rabies.

Gejala masa inkubasi virus rabies berkisar antara 4 - 12 minggu. Setelah virus rabies masuk ke dalam tubuh manusia, selama sekitar 2 minggu virus akan tetap tinggal di tempat masuk dan atau didekat tempat gigitan.

Selanjutnya virus akan bergerak mencapai ujung-ujung serabut saraf posterior tanpa menunjukkan perubahan fungsinya. Sepanjang perjalanan ke otak, virus rabies akan membelah diri.

Selanjutnya sampai diotak dengan jumlah virus maksimal, kemudian menyebar luas ke semua bagian neuron. Virus ini akan masuk ke sel-sel limbik, hipotalamus, dan batang otak.

Setelah memperbanyak diri pada neuron-neuron sentral, maka virus rabies akan bergerak keseluruh organ dan jaringan tubuh untuk berkembang biak seperti adrenal, ginjal, paru-paru, hati dan selanjutnya akan menyerang jaringan tubuh lainnya.

Gejala Rabies pada Manusia

Setelah masa inkubasi, orang yang tertular virus rabies akan mengalami gejala-gejala yang berkembang secara bertahap dimulai dengan gejala awal yang mirip flu lalu berkembang menjadi gangguan neurologis yang parah.

Berikut gejala rabies pada manusia:

  • Gejala mirip flu
  • Demam otot melemah
  • Kesemutan atau merasa terbakar di area gigitan
  • Sakit atau nyeri kepala
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Merasa gelisah
  • Bingung atau terancam tanpa ada penyebab
  • Hiperaktif
  • Halusinasi
  • Insomnia
  • Gangguan tidur
  • Kesulitan menelan ketika makan atau minum
  • Produksi air liur berlebih.

Meski bisa berakibat fatal, pasien tetap berpeluang sembuh asal segera diobati setelah terpapar virus rabies. dsy

Berita Terbaru

Ditemukan Potensi Rugikan Warga, Dewan Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi

Ditemukan Potensi Rugikan Warga, Dewan Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi

Rabu, 15 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Proyek perluasan Bozem Simohilir yang dilaksanakan oleh DSDABM (Dinas Sumber Daya Air Dan Bina Marga) Kota Surabaya menjadi…

Sebanyak 285 Peserta Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Sebanyak 285 Peserta Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Rabu, 15 Apr 2026 18:38 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebanyak 285 peserta mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan Tahun 2026, pada Selasa…

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Jelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) III  Badan Pengurus Wilayah (BPW),  Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa T…

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara dugaan pelanggaran hukum dalam proyek pengerukan kolam pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Perak terus bergulir dan kini m…

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa kepemilikan saham di tubuh PT Hasil Karya memasuki babak krusial di Pengadilan Negeri Surabaya. Gugatan yang diajukan oleh …

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong swasembada pangan melalui berbagai program. Salah satunya melalui Bahana Bersahaja di D…