SURABAYA PAGI, Madiun- Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media sosial.
Unggahan tersebut dibagikan akun TikTok Mr. Ben dengan caption bernada keras yang menyindir langsung kinerja Kepala Desa Sidomulyo.
Dalam narasi unggahan itu disebutkan bahwa pohon pisang yang ditanam warga bukan sekadar penanda jalan berlubang.
“Pohon pisang itu bukan sekadar penanda lubang, melainkan monumen kekecewaan terhadap pemerintah desa yang dianggap gagal total mengurus kebutuhan paling dasar rakyat,” tulis akun TikTok tersebut.
Caption itu juga memuat sindiran tajam yang kini ramai menjadi perbincangan warga.
“Kades cuma punya otak pungli, bukan otak membangun,” dikutip dari unggahan tersebut. Kalimat itu mencerminkan akumulasi kekecewaan masyarakat atas kondisi jalan rusak yang dibiarkan tanpa penanganan.
Dalam unggahan tersebut juga menyoroti sikap pemerintah desa yang dinilai lebih sibuk dalam hal administratif dan seremonial.
“Jika kepala desa sibuk dengan urusan administratif, rapat dan agenda seremonial, sementara rakyatnya berjibaku dengan lumpur dan lubang jalan, maka wajar bila kepercayaan publik runtuh,” tulis narasi akun tersebut.
Tak hanya menyasar pemerintah desa, unggahan itu juga menyorot Pemerintah Kabupaten Madiun yang dinilai abai.
“Pemkab Madiun jangan berpura-pura tuli. Ketika kepala desa disindir warganya sendiri, seharusnya alarm pengawasan berbunyi,” tulis akun TikTok Mr. Ben dalam caption unggahannya.
Pada bagian akhir, narasi tersebut bernuansa peringatan keras.
“Jika Pemdes dan Pemkab Madiun tetap abai, maka satu hal pasti : yang tumbuh subur di Sidomulyo bukan pembangunan, tapi kekecewaan dan kemarahan rakyat,” tulis akun tersebut.wa
Editor : Redaksi