Diskop-UKM Jatim Dorong Inklusi Keuangan Lewat KUR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Pengembangan Klaster UKM melalui Koperasi dengan Dukungan Pendanaan KUR, di Sidoarjo, Kamis (15/6/2023). Foto: Diskop-UKM Jatim.
Rapat Pengembangan Klaster UKM melalui Koperasi dengan Dukungan Pendanaan KUR, di Sidoarjo, Kamis (15/6/2023). Foto: Diskop-UKM Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop-UKM) Provinsi Jawa Timur (Jatim) berkomitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Salah satunya dilakukan dengan mengadakan Rapat Pengembangan Klaster UKM melalui Koperasi dengan Dukungan Pendanaan KUR di Sidoarjo, Kamis (15/6/2023).

Acara tersebut diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari unsur Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab/Kota terpilih, OPD Jatim yang masuk dalam anggota tim koordinasi KUR, perbankan/lembaga keuangan penyalur KUR, lembaga penjamin, serta utusan Sekretariat/Bidang/UPT di lingkungan Diskop UKM Jatim.

Kepala Bidang Pembiayaan Diskop-UKM Jatim, Arif Lukman Hakim menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI atas komitmen dan dukungan dalam pembangunan perekonomian di Jawa Timur melalui pemberdayaan koperasi dan UKM.

"Kolaborasi yang solid dengan Pemerintah Daerah seperti provinsi, kabupaten/kota dan perbankan terbukti mampu membawa perekonomian Jawa Timur tumbuh pesat sesuai dengan harapan kita semua," kata Arif, Kamis (15/6/2023).

Arif mengungkapkan bahwa Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menaruh perhatian besar pada keberlangsungan dan pengembangan UMKM, termasuk Koperasi di dalamnya.

"Hal ini karena kontribusi UMKM terhadap perekonomian Jawa Timur sangat besar. Tercatat tahun kemarin kontribusi KUKM terhadap perekonomian Jawa Timur sebesar 58,78 persen. Artinya separuh disumbang oleh UMKM, termasuk di dalamnya koperasi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Gubernur Khofifah meminta kepada Diskop-UKM Jatim secara khusus untuk membuat langkah-langkah strategis agar UMKM dan koperasi bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jatim.

"Banyak hal telah kami lakukan untuk menindaklanjuti arahan Ibu Gubernur yang kami wujudkan dalam program kegiatan, yaitu penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, peningkatan kapasitas produksi, restrukturisasi usaha ketika usaha yang dilakukan oleh pelaku usaha tersebut mengalami hambatan, fasilitasi pemasaran produk, dan terakhir aspek pembiayaan," terangnya.

Mengenai aspek pembiayaan, lanjutnya, banyak program pembiayaan dari Pemprov Jatim yang ditawarkan kepada pelaku UKM dan dikelola oleh Diskop UKM Jatim.

Pertama adalah Prokesra yang mengalami kenaikan plafon dari Rp10 juta pada tahun lalu kemudian pada tahun ini naik menjadi Rp50 juta dengan bunga sebesar 3 persen.

Berikutnya, yang kedua adalah dana bergulir (dagulir), yang berasal dari APBD Jatim, dananya ditaruh di Bank Jatim, kemudian disalurkan kepada masyarakat pelaku usaha. Ketiga adalah KUR, menggunakan dana pihak ketiga untuk penyalurannya, subsidi dana KUR ini dari APBN, bukan lagi APBD.

"Polanya KUR Klaster ini, kredit disalurkan kepada anggota kelompok yang tergabung dalam koperasi. Kemudian anggotanya ini diberikan kemudahan untuk mengakses dana KUR. Harapan ke depan tidak hanya anggota yang bisa mengakses kredit, tapi koperasinya sebagai pengelola usaha dari anggota juga bisa mengakses pembiayaan," paparnya.

Ia pun berharap ada kerja sama yang semakin baik antar lembaga terkait, dengan harapan akan membawa kemanfaatan yang lebih luas untuk semuanya.

"Saya berharap ada sinergi program, koperasi bisa mengakses sumber pembiayaan lainnya. Jika sinergi program bisa dikelola dengan baik tidak hanya mendatangkan keuntungan bagi anggota koperasi, tetapi juga masyarakat di sekitarnya," harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya yakni Kepala Bidang Peningkatan Akses Pembiayaan Usaha Mikro pada Deputi Pembiayaan Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM RI, M. Subkhan; Analis PSP Ahli Madya pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim; serta dari Koperasi Agro Farm Bondowoso menghadirkan Fuad Syarifi dan Muhammad Samsul Arifin. sdj

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …