Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan, BPJamsostek Mojokerto Sosialisasi Pentingnya Jaminan Sosial bagi Usaha Mikro

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan yang digelar Diskop Usaha Mikro Kabuoaten Mojokerto
Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan yang digelar Diskop Usaha Mikro Kabuoaten Mojokerto

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Mojokerto bersama Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto menggelar sosialisasi pentingnya jaminan sosial bagi para pelaku usaha mikro, di Kecamatan Trawas, Mojokerto.

Sosialisasi yang dikemas dalam kegiatan 'Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan' tersebut juga memaparkan program-program BPJS Ketenagakerjaan. 

Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Abdulloh Mochtar dalam sambutanya menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk pemberdayaan potensi dan pengembangan usaha mikro di Kabupaten Mojokerto tahun 2024.

Selain itu, kegiatan yang digelar pada Kamis (24/10/2024) kemarin itu juga untuk mensosialisasikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan usaha mikro. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketengakerjaan.

"Kita terus berkoordinasi dan bersinergi dengan BPJamsostek terutama dalam membangun kesadaran para pelaku usaha mikro di wilayah Kabupaten Mojokerto. Untuk menjadi peserta aktif Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto.

Karena memberi semangat dan membangun kesadaran kepada para pelaku usaha mikro untuk menjadi peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Ia juga berterimakasih kepada para pelaku usaha Usaha mikro yang antusias mengikuti sosialisasi Progam Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Zulkarnain mengatakan kerjasama yang disinergikan BPJamsostek dengan Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro menjadi wujud nyata negara  hadir memberi kepastian jaminan kepada pekerja dan masyarakat pekerja di seluruh Indonesia dalam hal apabila terjadi resiko sosial.

“Setelah kami sampaikan manfaat program dan kemudahan mendaftar menjadi peserta, harapanya para peserta sosialisasi dapat segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJamsostek," terangnya.

Zul menuturkan, dengan terlindungi BPJamsostek maka pelaku Usaha mikro bisa tenang dalam melakukan sebuah kegiatan atau aktivitas karea sudah telindungi dari resiko-resiko sosial.

"Kami juga mendoakan mudah-mudahan para pelaku Usaha mikro disini menjadi wirausaha yang unggul dan tangguh serta bisa menjadi kebanggaan Kabupaten Mojokerto," tuturnya.

Lebih lanjut Zul menjelaskan, alasannya menyasar Usaha mikro dalam kegiatan sosialisasi yaitu sesuai dengan slogan BPJamsostek Kerja Keras Bebas Cemas.. Dimana pelaku Usaha Mikro atau pekerja sektor informal ini masih sedikit yang memiliki perlindungan Jamsostek.

“Perluasan sektor informal akan menjadi fokus kami saat ini. Kami sangat peduli dengan pelaku usaha mikro yang masih dibayang-bayangi oleh risiko pekerjaan. Kami juga berharap dengan sosialisasi ini mereka mengerti hak-hak mereka, karena manfaatnya yang sangat besar dengan nilai iuran yang sangat terjangkau,” jelasnya.  

Ia pun mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial, dan juga bagi pekerja sektor informal untuk dapat ikut menjadi peserta BPJamsostek mulai dari supir angkutan, pemilik warung, petani, pelaku usaha mikro bisa mengikuti program BPU BPJS Ketenagakerjaan. 

"Dengan begitu, masyarakat bisa mencari penghasilan lebih aman dan terjamin. Terutama ketika terjadi hal hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. Dwi

 

 

Berita Terbaru

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki Bulan Ramadhan, dimana banyak orang mencari kebutuhan daging sapi justru membuat sejumlah pedagang daging sapi di Pasar…

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menyambut Bulan Ramadhan, sebanyak 270 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil menengah turut meramaikan Pasar Takjil di Kota…

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Jajaran Polres Gresik menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dengan m…

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Jumat, 20 Feb 2026 10:58 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Denyut perekonomian warga di Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, kembali menggeliat. Trate Takjil Market (TTM) Volume 4 resmi digelar…

Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

Jumat, 20 Feb 2026 10:55 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama Bulan Ramadhan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang akan disesuaikan mulai dari menu sampai dengan…

Peternak Malang Diimbau Waspada Risiko Wabah PMK di Musim Hujan yang Tak Tentu

Peternak Malang Diimbau Waspada Risiko Wabah PMK di Musim Hujan yang Tak Tentu

Jumat, 20 Feb 2026 10:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki musim hujan yang tidak menentu di awal Tahun 2026 pada wilayah Malang Raya, para peternak diimbau tetap waspada terhadap…