Karutan KPK Diduga Terlibat Pungli Rp 4 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Ironisnya Terjadi di Rutan belakang Gedung Merah Putih KPK, Bukan di 4 Cabangnya

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pungli di Rutan KPK diduga libatkan Kepala Rutan (Karutan) KPK. Kini KPK sedang mempelajari peran Karutan KPK yang menjabat saat dugaan pungli terjadi. "Iya Karutan nanti kita kan sedang pelajari. Karutan yang mana nih, waktu yang mana sampai mana," kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur kepada wartawan, Selasa (20/6/2023).

Dugaan pungli di Rutan KPK itu disebut terjadi pada Desember 2021-Maret 2022. Asep mengatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait tindakan pungli tersebut.

"Jadi kita juga tidak ingin menjustifikasi seseorang tanpa ada bukti-bukti. Jadi kejadian ini yang harus bertanggung jawab adalah pada periode mana, siapa yang harus bertanggung jawab," jelas Asep.

 

Justru di Rutan Merah Putih KPK

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri nyatakan pungutan liar (pungli) hingga Rp 4 miliar terjadi di rumah tahanan (rutan) KPK yang terletak di belakang Gedung Merah Putih KPK. KPK mengatakan akan melakukan perbaikan sistem di rutan untuk mencegah peristiwa serupa terulang.

"Kemarin dugaannya kan di Rutan Merah Putih KPK. Tentu perbaikan sistem kami akan lakukan potensi-potensi terjadi di rutan cabang lainnya," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (20/6/2023).

Rutan KPK diketahui berada di empat lokasi, yakni Gedung Merah Putih KPK, Rutan KPK cabang Gedung C1 atau gedung lama KPK, rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur dan Rutan KPK cabang Puspomal. Ali mengatakan ada tiga dugaan pelanggaran yang terjadi di kasus pungli rutan tersebut.

"Ditemukan memang setidaknya tiga hal. Dugaan pidana, dugaan etik dan juga disiplin pegawai. Seluruhnya sedang berproses. Penyelidikannya terus berjalan di KPK sendiri," ujar Ali.

Menurut Ali, kasus dugaan pungli ini masih dalam proses penyelidikan di KPK. Kasus itu ditangani oleh Kedeputian Penindakan KPK.

"Jadi kami tangani di bagian penindakan KPK kami lakukan penyelidikan terkait dugaan pidananya terkait dengan apakah nanti bisa ditemukan peristiwa pidana suap, gratifikasi atau pemerasan," tutur Ali.

 

Ada Puluhan Pegawai Rutan

Dewas KPK sebelumnya mengungkap adanya temuan pungli di rutan KPK. Dewas menyebut puluhan pegawai rutan KPK diduga terlibat dalam praktek pungli tersebut.

"Diduga yang terlibat bahkan puluhan pegawai rutan KPK," kata anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris saat dihubungi.

Dewas KPK belum menjelaskan siapa saja yang terlibat dalam tindakan pungli di rutan. Syamsuddin mengatakan nama-nama terduga pelaku kini telah diserahkan ke pimpinan KPK.

"Tunggu saja hasil penyelidikan KPK karena Dewas sudah menyerahkan dugaan tindak pidana yang dilakukan para staf pengelola rutan KPK tersebut kepada Pimpinan KPK," katanya.

 

Modus ada Transaksi Tunai

Anggota Dewas KPK Albertina Ho mengungkapkan, modus dugaan pungli di Rutan KPK dilakukan secara transaksi tunai hingga transfer ke rekening.

Albertina menjelaskan, jika dilakukan dengan cara transfer, pelaku menggunakan rekening pihak ketiga.

"Pungutan-pungutan itu dilakukan ada berupa setoran tunai atau menggunakan rekening pihak ketiga dan sebagainya," kata Albertina, Senin, (19/6/ 2023.)

“Benar bahwa dalam kurun waktu satu bulan yang lalu saya sendiri bahkan pak Alex dan Direktur Penyelidikan besar bernama ibu Albertina Ho zapatan menemukan ananya pungli di rutan KPK,”  Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur di Gedung Juang KPK.

Asep mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. “Jadi temuan tindak pidana korupsi  pungutan liar yang dilakukan oleh oknum di Rutan KPK, sedang di proses ,” ujar Asep.

Asep tegasnya, pidaknya tidak akan melihat bulu jika ada yang terindikasi domana pungli tersebut. n erc/jk/cr3/rmc

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…