Disnakertrans Jatim Gelar 8 Paket Pelatihan Berbasis Kompetensi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan pelatihan berbasis kompetensi 2023 di UPT BLK Surabaya, Senin (19/6/2023). Foto: Diskominfo Jatim.
Kegiatan pelatihan berbasis kompetensi 2023 di UPT BLK Surabaya, Senin (19/6/2023). Foto: Diskominfo Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur (Jatim) menggelar program pelatihan berbasis kompetensi (PBK) 2023 di Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Surabaya, Senin (19/6/2023).

Sebanyak 128 peserta mengikuti sebanyak 8 paket pelatihan yang disediakan. Kegiatan PBK dibuka langsung oleh Kepala Disnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo.

Dari delapan paket yang peserta ikuti, secara rinci terdiri dari 6 paket yang bersumber dari APBD yakni teknisi elektronika industri atau mekatronik, Plate Welder Las SMAW 3G, penggambaran model 3D dengan model CAD, pengoperasian kontrol listrik dan pneumatik berbasis PLC, junior administrasi assistant, dan public speaking.

Sementara dua paket yang bersumber dari APBN yakni menjahit dengan mesin lockstich dan juga house keeping.

Dalam sambutannya, Himawan mengatakan bahwa dunia kerja saat ini sangatlah penuh tantangan. Para pekerja harus lebih kompeten, memiliki ketangkasan dan kecepatan, dan itu perlu disiapkan melalui berbagai pelatihan.

"Saudara adalah generasi yang akan menikmati Indonesia emas 1945. Itu artinya kalau hari ini kita merasa bahwa kita sudah cepat, mungkin orang lain berlari, atau naik mobil atau bahkan naik pesawat. Oleh karenanya, kita seharusnya tetap memperhatikan lingkungan, sehingga kita tahu apa yang akan kita siapkan agar kita tidak ketinggalan," kata Himawan.

Menurutnya, PBK di era sekarang ini sangatlah penting karena pasar kerja yang dibutuhkan sekarang adalah kompetensi selain pendidikan dasar.

Ia menjelaskan, secara umum permasalahan ketenagakerjaan adalah pengangguran, produktivitas tenaga kerja yang relatif masih rendah, dan rendahnya tingkat pendidikan yang dimiliki serta kurangnya keterampilan.

Maka dari itu, untuk menghadapi masalah ketenagakerjaan tersebut, pemerintah memprioritaskan terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan vokasi baik skilling, upskilling maupun reskilling, sehingga dapat meningkatkan keterampilan/kompetensi dan produktivitas tenaga kerja.

"Pasar kerja saat ini sangat kompetitif, karenanya outcame dari pelatihan ini adalah dapat bekerja baik disektor formal maupun in formal," ujarnya.

Karena sangat kompleksnya kebutuhan dan tantangan kerja, lanjutnya, maka pada pelatihan ini lebih dikonsentrasikan untuk mencapai keberhasilan.

"Anda berlatih untuk bekerja. Dunia kerja merupakan dunia yang sangat pasti dan harus disiplin. Oleh sebab itu. kami sediakan pelatih dari pensiunan Marinir. Ini supaya peserta belajar disiplin karena nantinya kita menghadapi kondisi-kondisi yang tidak pasti dan sangat kompleks," tegasnya.

Himawan juga memeberi motivasi kepada para peserta agar lebih giat dan displin dalam memgikuti PBK hingga terbawa di lingkungan kerja kelak.

“Terpenting ketika sudah lulus, maka harus memiliki daya tawar tinggi sesuai kemampuan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap kedepan ada pos angggaran yang lebih banyak untuk mengakomodir pelatihan pelatihan berbasis kompetensi.

“Untuk PAK, untuk pos PBK pasti dapat karena kepedulian Pemprov Jatim melalui ibu Gubernur Khofifah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPT BLK Surabaya, Sunarya menuturkan, pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas dan etos kerja para pencari kerja sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.

Selain itu, juga memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap disiplin bagi para pencari kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. PBK ini dilaksanakan mulai tanggal 19 juni 2023 sampai dengan selesai untuk masing-masing pelatihan.

Adapun yang menjadi sasaran pelatihan yakni masyarakat mencari kerja penganggur dan setengah penganggur yang bisa jadi merupakan dampak dari covid 19 lalu dimana banyak PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

“Disinilah UPT BLK Surabaya memberikan meningkatkan kompetensi angkatan kerja agar bisa ditempatkan di sektor formal. Entah itu di industri atau perusahaan, kreator, atau bahkan wirausaha,” ujar Sunarya.

Bagi peserta yang lulus memenuhi standar kompetensi maka akan diberi sertifikat pelatihan berbasis kompetensi dari UPT BLK Surabaya, sekaligus mengikuti uji kompetensi sertifikasi dari BNSP melalui LSP. Dimana penilaian peserta terdiri dari 3 aspek, yakni sikap perilaku, pengetahuan teori dan kemampuan praktek.

Terkait dengan penandatanganan kerjasama baik dengan instansi/lembaga/atau perusahaan, UPT BLK Surabaya akan menjaring sebanyak-banyaknya kerjasama PBK agar lulusan memiliki ketrampilan yang berkompetensi.

Sebagai informasi, peserta PBK juga dibekali dengan perlindungan dari BP Jamsostek yang sebelumnya bekerjasama dengan Disnakertrans Jatim. sb

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…