Hasil Survei ARCI, 71,2 Persen

Penentu Bupati Terpilih Karena Amplop dan Bingkisan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Baihaki Sirajt, Direktur Eksekutif Accurate Research And Consulting Indonesia (Arci), saat memaparkan hasil surveinya ke wartawan. SP/MUHAJIRIN
Baihaki Sirajt, Direktur Eksekutif Accurate Research And Consulting Indonesia (Arci), saat memaparkan hasil surveinya ke wartawan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Penentu seseorang untuk menjadi pemenang dalam pemilihan bupati dan wakil bupati pada pilkada 27 Nopember 2024 mendatang, bukan karena faktor popularitas dan elektabilitas tinggi, melainkan karena amplop dan bingkisan, yang angkanya cukup tinggi sekitar 71,2 persen.

Hal itu disampaikan oleh Baihaki Sirajt, Direktur Eksekutif Accurate Research And Consulting Indonesia (Arci), dalam rilis hasil surveinya pada, Kamis (9/5/2024) di hall cafe Hipals Lamongan.

Disebutkan olehnya, angka yang masih cukup tinggi tersebut, itu real dan tidak bisa diabaikan begitu saja. "Jadi karena menerima amplop dan bingkisan itu, bisa merubah seseorang yang awalnya sudah menentukan pilihannya tidak jadi memilihnya," akunya.

Dalam survei yang dilakukan pada periode 23-29 April 2024 tersebut tambah Baihaki, responden disodorkan pertanyaan apa yang menyebabkan bapak/ibu/sdr merubah pilihan nya, rinciannya sebanyak 71,2 persen karena menerima amplop dan bingkisan.

Selebihnya sebanyak 7,8 karena ajakan teman terdekat; sebanyak 5,1 persen karena faktor tokoh agama/ masyarakat; 2,3 karena mengetahui visi dan misinya; sebanyak 13,6 tidak mengetahui dan tidak menjawab.

Persepsi masyarakat yang demikian itu lanjutnya, karena dalam surveinya masih ada 40,2 persen pemilih yang berpotensi merubah pilihannya saat jelang coblosan, sedangkan yang tidak akan merubah pilihan 59,2 persen.

"Meski angka tidak akan merubah pilihan 59,2 persen, kalau tidak ada uang sulit rasanya bisa memenangkan pertarungan, karena fakta nya juga seperti itu," ungkapnya.

Hanya saja, meski uang sangat menentukan keterpilihan calon, tapi dalam eksekusi teryata timnya tidak melakukan penyebaran tepat sasaran dan merata, itu juga bisa menjadi problem dan ancaman calon itu gagal untuk menang. "Meski uang menentukan tapi timnya tidak bisa mengeksekusi tepat sasaran juga menjadi masalah," bebernya.

Sekedar diketahui, populasi survei ini adalah warga Negara Indonesia di Kabupaten Lamongan yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku yaitu warga yang minimal berusia 17 Tahun atau sudah menikah pada saat wawancara dan bukan Anggota TNI / Polri.

Survei ini menggunakan Metode Stratified Multistage Random Sampling. Dengan jumlah sampel dalam survei ini adalah 1200 Responden dengan Margin Of Error ± 2,8 % pada Tingkat kepercayaan 95 %.

Metode Pengumpulan data adalah Responden terpilih diwawancara secara tatap muka dengan menggunakan Kuesioner oleh Pewawancara yang telah di latih. Setiap pewawancara bertugas mewawancarai 10 Responden untuk setiap satu Desa /
Kelurahan .

Metode wawancara dan pengumpulan data dengan menggunakan system teknologi
Informasi ( TI ) sehingga data Entri dapat di lakukan dengan Cepat ( Real Time ).

Kendali Mutu Survei adalah pewawancara Lapangan minimal mahasiswa atau Sederajat dan mendapatkan pelatihan ( Workshop ) secara intensif di setiap
pelaksanaan Survei.

Pengambilan data Survei ( Penentuan Responden dan wawancara Lapangan ) di
laksanakan pada 23 – 29 April 2024. Validasi data sampel dilakukan dengan Populasi yang diperoleh melalui data sensus (BPS ) terakhir. jir

Berita Terbaru

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…