Laporan Tak Digubris Polisi Gresik, Ibu Korban Pencabulan Anak Mengadu ke Capres Ganjar Pranowo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. SP/ GRS
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. SP/ GRS

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pelaku pencabulan dengan korban anak 13 tahun asal Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik belum ditahan meski kejadian sudah dilaporkan ke Polres Gresik.

Laporan tak ada hasil itu membuat sang ibu melaporkan kejadian yang dialami anaknya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui Twitter.

Dalam twit-nya, @aida_nabiha berharap Ganjar Pranowo yang aktif di media sosial bisa membantu advokasi anaknya yang menjadi korban pencabulan oleh ayah tiri.

“Saya sangat berharap pak ganjar bs membantu saya dlm kasus pelecehan anak Dibawah umur krn sy sndri udk g tau hrs mengadu kepada siapa, sebab aduan kita ke polisi daerah sama sekali gak ada tindak lanjutnya diam seribu bahasa kt yg bertanya namun kita yang malah dibentak sama polisinya saya gak tau polisi itu kerjanya apa,” tulis akun @aida_nabiha.

Tak berselang lama, akun @Ganjarpranowo pun merespon dengan repost akun @aida_nabiha yang juga menandai akun resmi Humas Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kementerian PPa RI.

Ketika dikonfirmasi, pendamping korban Arif Rosyidin membenarkan jika akun @aida_nabiha merupakan ibu korban yang saat ini bekerja menjadi TKI di Malaysia.

"Jadi ibu korban ini ngetwit Pak Ganjar, benar itu akun ibunya. Mengadu karena sudah laporan tapi tidak ada jawaban, yang lapor itu bapak kandung korban bersama saya," katanya, Rabu (21/06/2023).

Arif menyatakan, pelaku merupakan ayah tiri korban. Dari pengakuannya, pelaku melakukan aksi bejatnya lima kali sejak tiga bulan yang lalu.

Menurut dia, korban mulanya melapor kejadian tersebut ke ibu kandungnya yang merupakan istri pelaku di Malaysia. Lalu, ayah kandung korban pun mengetahui hal tersebut dan melakukan laporan.

“Namun, tidak bersama ibu kandung korban. Dari sana, pelaku mulai melakukan aksi pencabulan hingga lima kali kepada korban,” paparnya. 

Dari hasil visum tambah dia, juga sudah keluar. Hasilnya, memang ada tindak pidana pencabulan kepada korban. 

Kini, korban tidak berada di rumah pelaku. Korban sudah ditempatkan di rumah warga untuk dilakukan perlindungan. Sebab, kalau dipulangkan ke rumah ayah tirinya dikhawatirkan akan mendapatkan ancaman atau intimidasi. 

“Pelaku juga sudah tidak ada di rumahnya. Pelaku sudah kabur,” jelasnya. 

Kepala Dinas KBPPA Gresik dr Titik Ernawati menyatakan pihaknya sudah menerima laporan kekerasan seksual dan dugaan pencabulan anak pada 15 Juni 2023.

"Jadi anak tersebut tinggal bersama ayah tirinya, karena ibu kandungnya bekerja sebagai TKW di Malaysia, laporan masuk kamis tanggal 15 Juni 2023," ujarnya.

Dokter Titik mengaku sudah melakukan assessment serta diantu pendampingan dan pemeriksaan visum medikolegal di RSUD Ibnu Sina. Dia memastikan anak tersebut sekarang berada di tempat yang aman yaitu di rumah keluarga dari ayah kandung.

"Sekarang masih dalam pendampingan, kami mendampingi dalam hal pemulihan fisik dan psikisnya. Kami siapkan pendampingan secara hukum," imbuhnya.grs

Berita Terbaru

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Penemuan seorang Kakek dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat 20 Pebruari 2026 sekitar pukul.18.00, oleh J 45 warga setempat…

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Untuk mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan kunjungan ke Masjid KH A…

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…