Ebanie Bridges Tentang Wacana Bertarung dengan Petinju Transgender

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ebanie Bridges. Foro: PA.
Ebanie Bridges. Foro: PA.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wacana mengenai atlet transgender yang bertanding melawan petinju wanita telah menimbulkan sejumlah perdebatan. Menanggapi hal itu, pemegang gelar kelas bantam wanita versi IBF, Ebanie Bridges menegaskan bahwa ia menentang wacana tersebut.

"Tidak, tidak pernah. Saya pikir itu salah, terutama dalam tinju dan saya pikir dalam semua olahraga. Akhir-akhir ini banyak wanita dalam olahraga yang memecahkan rekor awalnya bukan wanita," kata Bridges dikutip dari DailyStar, Jum’at (22/6/2023).

“Dan itu (tinju) adalah olahraga di mana Anda mencoba untuk saling menyakiti, tujuannya sebenarnya adalah untuk menyakiti orang itu,” imbuhnya.

Bridges mengaku tidak pernah berniat sedikit pun menghadapi wanita transgender. Menurutnya, itu sama saja melawan wanita yang memiliki kekuatan seperti Mike Tyson.

"Itu sama saja seperti Mike Tyson tiba-tiba mengatakan: 'Saya ingin menjadi perempuan sekarang' dan kemudian pergi dan melawan Anda, tidak mungkin. Dan bagaimana kamu mengukurnya? 'Mereka tidak terlihat benar-benar maskulin jadi tidak apa-apa'. Tidak, karena aku bahkan melawan laki-laki atau laki-laki yang lebih kecil dariku dan mereka sangat kuat," terangnya.

Sebelumnya ada Februari lalu, Presiden Dewan Tinju Dunia (WBC) Mauricio Sulaiman menyampaikan wacana membuka kategori tinju transgender pada 2023. Ia mengatakan kepada media Inggris bahwa kategori transgender akan mengadopsi aturan gender saat dilahirkan.

"Kami sedang membuat seperangkat aturan dan struktur sehingga tinju transgender dapat dilakukan, karena mereka layak sepenuhnya jika mereka ingin bertinju," ujar Mauricio Sulaiman kepada Telegraph.

Sulaiman menyebut bahwa petinju transgender yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir akan diizinkan untuk bertinju hanya melawan petarung transgender lain yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir.

Selain itu, aturan ini juga berlaku untuk petinju transgender yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir. Petinju yang memegang gelar IBF sejak 2002 itu menuturkan bahwa itu solusi yang adil.

"Mungkin mereka membutuhkan ruang atau kompetisi mereka sendiri dan bertarung di divisi mereka sendiri. Saya pikir itu adil karena berbahaya dan juga menghilangkannya dari 'olahraga wanita'. Wanita yang telah berlatih keras untuk menjadi yang terbaik," jelas Bridges. sb

Berita Terbaru

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kobaran api yang membakar tanaman tebu di lahan garapan Perum Perhutani Puthuk Anom, RPH Ngrejo di Desa Tumpakepuh, Kec. Bakung, K…

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Oleh: Odjie SamrojiPengurus HIMA Bid. Eksternal & Pengabdian Masyarakat Program S3 Manajemen Universitas Negeri Surabaya   Beberapa tahun terakhir, istilah …

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…