Ebanie Bridges Tentang Wacana Bertarung dengan Petinju Transgender

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 23 Jun 2023 15:28 WIB

Ebanie Bridges Tentang Wacana Bertarung dengan Petinju Transgender

i

Ebanie Bridges. Foro: PA.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wacana mengenai atlet transgender yang bertanding melawan petinju wanita telah menimbulkan sejumlah perdebatan. Menanggapi hal itu, pemegang gelar kelas bantam wanita versi IBF, Ebanie Bridges menegaskan bahwa ia menentang wacana tersebut.

"Tidak, tidak pernah. Saya pikir itu salah, terutama dalam tinju dan saya pikir dalam semua olahraga. Akhir-akhir ini banyak wanita dalam olahraga yang memecahkan rekor awalnya bukan wanita," kata Bridges dikutip dari DailyStar, Jum’at (22/6/2023).

Baca Juga: Jake Paul Sesumbar, Mike Tyson Senyumin

“Dan itu (tinju) adalah olahraga di mana Anda mencoba untuk saling menyakiti, tujuannya sebenarnya adalah untuk menyakiti orang itu,” imbuhnya.

Bridges mengaku tidak pernah berniat sedikit pun menghadapi wanita transgender. Menurutnya, itu sama saja melawan wanita yang memiliki kekuatan seperti Mike Tyson.

"Itu sama saja seperti Mike Tyson tiba-tiba mengatakan: 'Saya ingin menjadi perempuan sekarang' dan kemudian pergi dan melawan Anda, tidak mungkin. Dan bagaimana kamu mengukurnya? 'Mereka tidak terlihat benar-benar maskulin jadi tidak apa-apa'. Tidak, karena aku bahkan melawan laki-laki atau laki-laki yang lebih kecil dariku dan mereka sangat kuat," terangnya.

Baca Juga: Mike Tyson Kembali ke Ring, Hadapi Petinju 31 Tahun Lebih Muda Darinya

Sebelumnya ada Februari lalu, Presiden Dewan Tinju Dunia (WBC) Mauricio Sulaiman menyampaikan wacana membuka kategori tinju transgender pada 2023. Ia mengatakan kepada media Inggris bahwa kategori transgender akan mengadopsi aturan gender saat dilahirkan.

"Kami sedang membuat seperangkat aturan dan struktur sehingga tinju transgender dapat dilakukan, karena mereka layak sepenuhnya jika mereka ingin bertinju," ujar Mauricio Sulaiman kepada Telegraph.

Sulaiman menyebut bahwa petinju transgender yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir akan diizinkan untuk bertinju hanya melawan petarung transgender lain yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir.

Baca Juga: Berani Tantang Usyk, Fury Justru Pesimis Lawan Anthony Joshua

Selain itu, aturan ini juga berlaku untuk petinju transgender yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir. Petinju yang memegang gelar IBF sejak 2002 itu menuturkan bahwa itu solusi yang adil.

"Mungkin mereka membutuhkan ruang atau kompetisi mereka sendiri dan bertarung di divisi mereka sendiri. Saya pikir itu adil karena berbahaya dan juga menghilangkannya dari 'olahraga wanita'. Wanita yang telah berlatih keras untuk menjadi yang terbaik," jelas Bridges. sb

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU