Tembok Rumah Warga di Blitar Rusak Akibat Gempa Bantul 6,4 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah warga di Blitar yang mengalami retak akibat gempa Bantul. SP/ BLT
Rumah warga di Blitar yang mengalami retak akibat gempa Bantul. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terjadinya peristiwa gempa Bantul dengan kekuatan 6,4 Magnitudo kemarin, Jumat (30/06/2023) menyebabkan dua rumah warga Kabupaten Blitar mengalami kerusakan. 

Hal itu diungkapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar. Rumah pertama yang rusak adalah milik Sukaji (48) warga Dukuh Genuk, Desa Kalimanis, Kecamatan Doko. Bangunan rumah yang ditempati lima orang itu mengalami retak di bagian ruang tamu.

Tidak hanya ruang tamu. Pada bagian teras rumah juga mengalami retak dan beberapa temboknya mengelupas akibat tidak kuat menahan guncangan. BPDB Kabupaten Blitar langsung melakukan asesmen, meski retak namun bangunan rumah dinyatakan masih aman untuk dihuni.

Kerusakan rumah ini dikategorikan ringan. “Yang pertama di Kecamatan Doko. Satu rumah bangunannya retak-retak. Tapi masih aman untuk dihuni,” kata Ivong Bettryanto, Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Minggu (02/07/2023).

Selain di Kecamatan Doko, guncangan gempa 6,4 Magnitudo ternyata juga menyebabkan rumah Tukiyat (52) yang ada Lingkungan Krakal, Kelurahan Klemunan Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar juga ikut rusak. Rumah yang merupakan bangunan lama itu mengalami retakan di sejumlah sudut ruangan.

Kuatnya guncangan juga membuat atap bangunan dapur jatuh. Kondisi retakan pun bervariasi ada yang lebar dan kecil. Rumah yang menjadi tempat tinggal 3 orang itu terlihat membahayakan untuk dihuni. Namun sekali lagi BPBD Blitar mengatakan bangunan masih aman untuk ditempati.

“Yang kedua di Kecamatan Wlingi. Kondisinya juga sama terjadi retakan di sejumlah sudut rumah. Kalau dilihat itu kan bangunannya juga sudah lama,” ucap Ivong.

Kini kedua keluarga yang terdampak guncangan gempa 6,4 magnitudo masih tetap berada di rumah masing-masing. Meski kondisi rumahnya mengalami retakan namun BPBD di Kabupaten Blitar memastikan bahwa bangunan masih layak untuk ditempati.

BPBD Kabupaten Blitar mengimbau kepada kedua keluarga agar segera keluar dari rumah bila terjadi gempa susulan. Ditakutkan jika terjadi gempa susulan, bangunan yang sudah retak bisa roboh. “Kami sudah memberikan bantuan sedikit sembako juga imbauan kepada kedua keluarga agar segera keluar rumah bila terjadi gempa susulan,” tuturnya.

Saat ini BPBD Kabupaten Blitar masih terus mengkaji cepat di lokasi kejadian. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan demi memastikan seluruh warga yang terdampak gempa Bantul bisa tertangani dengan baik.

BPBD Kabupaten Blitar juga masih membuka layanan laporan kerusakan bagi masyarakat. Masyarakat yang rumahnya retak maupun rusak akibat diguncang gempa 6,4 magnitudo pada Jumat lalu bisa melapor ke BPBD yang ada di Kecamatan Wlingi. dsy

Tag :

Berita Terbaru

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Memperingati Hari Anak Nasional, Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026. Program edukatif i…

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mencecar saksi Direktur PT Rajawali Indonesia Raya, Moch Rofieq Noe…

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyuarakan kecaman tegas terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang…

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,…

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…