Wong Cilik Nestapa Cari Keadilan, Tiga Kali Laporan ke Polres Sampang Tak Digubris

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Sampang Rahmat Hidayat.
Warga Sampang Rahmat Hidayat.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Wong cilik nestapa saat mencari keadilan. Rahmat Hidayat warga Jl. Merpati Nomor 181 Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang Kota, Madura, Jawa Timur sebanyak tiga kali melaporkan dugaan pemalsuan dokumen ke pihak Polres Sampang, namun tidak pernah digubris.

Rahmat mengatakan saat pihaknya melaporkan pemalsuan tanda tangan dokumen yang menjadi syarat untuk pengajuan Surat Hak Milik (SHM) sebidang tanah kepada Polres Sampang, namun ia malah dilempar dari unit ke unit Reskrim lainnya.

“Saya mau melaporkan pemalsuan tanda tangan ke Polres Sampang, awalnya sudah diterima di unit III, namun karena bukan piketnya disuruh ke Unit II,. Alasan yang sama juga disampaikan, sampai ke unit reskrim yang di lantai dua, “ ujarnya. Selasa (04/07/2023).

Setelah berada di unit yang dimaksud, kata dia, petunjuknya ada berkas yang kurang untuk dilengkapi, dia pun melengkapi apa yang diminta oknum penyidik tersebut, namun masih dinyatakan kurang dan ditolak aduan pelaporannya.

“Di Unit Reskrim yang di lantai dua tersebut, petugas meminta beberapa kekurangan syarat pelaporan, tetapi setelah kami penuhi kekurangan yang dimaksud, tetap saja laporan kami ditolak tidak diterima," katanya.

Maka dari itu, dia berinisiatif akan berjuang untuk mendapatkan keadilan. Sebab, karena merasa telah dipalsukan tanda tangannya. Sehingga keluar sertifikat sebidang tanah yang merupakan masih miliknya.

“Maka dari itu, kami akan mencari keadilan walaupun ke ujung langit," ungkapnya.

Di tempat terpisah, saat dikonfirmasi kepada Kapolres Sampang AKBP. Siswantoro, SIK., MH, melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda. Sujianto mengatakan, setelah dia menelusuri adanya laporan tersebut dan menanyakan kepada penyidik, pihaknya mengungkapkan bahwa belum ada laporan resmi yang masuk.

“Setelah kami telusuri dan tanyakan kepada penyidik, belum ada laporan yang secara resmi masuk kepadanya," katanya.

Sujianto mengatakan bahwa semua warga memiliki hak untuk melakukan pelaporan kepada Polres Sampang, dan tidak benar jika ada laporan yang ditolak.

“Jika ada masyarakat yang dirugikan secara hukum, mereka punya hak melakukan pelaporan, dan pihak Polres tentu tidak akan menolak laporan tersebut," tegasnya. gan

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…