Kepala Siber Ansor Kecam Keras Pembakaran Al-Qur'an

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Badan Siber Ansor Sampang H. Moh. Yusuf, Amd., S.Pd., MH 
Kepala Badan Siber Ansor Sampang H. Moh. Yusuf, Amd., S.Pd., MH 

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Viral aksi pembakaran Al-Qur’an kembali terjadi di Swedia, kali ini berlangsung di tengah perayaan Idul Adha yang dilakukan oleh pria asal Irak yang pindah ke Swedia, Salwan Momika pada Rabu (28/6).

Melansir dari BBC Aksi pembakaran Al-Qur'an itu dilakukan politisi garis keras Paludan beserta pengikutnya. Hal itu sontak menuai kecaman keras dari berbagai kalangan, termasuk dari kalangan ormas kepemudaan Nahdlatul Ulama.

Salah satu kecaman keras datang dari Wakil Ketua PC GP Ansor Sampang, sekaligus Kepala Badan Siber Ansor (BSA) Kabupaten Sampang H. Moh. Yusuf S, Pd, M.H.

Menurut Kepala Badan Siber Ansor Sampang, aksi pembakaran kitab suci umat islam yang dilakukan oleh Salwan Momika itu telah melukai hati umat Islam, dan mencederai toleransi umat beragama, 

Saya sangat mengecam keras aksi Salwan Monika ini. Aksi ini adalah bentuk nyata tindakan yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan beragama,"ucapnya.

H. Moh Yusuf  menahkodai bidang Siber PC GP Ansor Sampang ini menegaskan, bahwa jika yang dilakukan oleh Salwan Momika itu atas nama demokrasi dan kebebasan, tentu itu bukan alasan untuk dijadikan pembenar aksi Salwan Monika.

"Kalau Kebebasan itu harus dilandasi dengan komitmen menghargai dan menghormati kepercayaan orang lain, bukan malah membuat aksi yang memprovokatori," ujarnya.

Oleh karena itu H. Moh. Yusuf S, Pd, M.H. dengan nada murka sangat mengecam keras aksi yang telah dilakukan oleh Salwan Momika yang telah menunjukkan abainya penghargaan dan penghormatan terhadap simbol kepercayaan orang lain.

"Kami sangat mengecam keras terhadap aksi pembakaran Kitab suci kami, perlakuan Salwan Momika ini adalah penistaaan terhadap Islam dan Alquran," pungkasnya. gan

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…