SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berkomitmen untuk menggiatkan pertumbuhan ekonomi menyejahterakan seluruh masyarakat Kabupaten setempat. Salah satunya dengan mendorong para desa untuk mengoptimalkan one village one product, one village one destination.
"Kami memacu desa agar bisa menerapkan one village, one product dan one village, one destination," kata Bupati Malang HM Sanusi saat mengunjungi Desa Wisata Undaan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Selasa (4/7/2023).
Baca Juga: Libur Maulid Nabi, TNBTS Catat Kunjungan Wisatawan Tembus 9.061 Orang
Menurutnya, setiap desa pasti punya potensi pariwisata yang bisa diunggulkan untuk mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan warganya.
Sanusi mengatakan bahwa pihaknya juga akan turut serta mendukung masyarakat dalam menumbuhkan perekonimian di daerah masing-masing dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk akses jalan.
“Nanti kami akan siapkan fasilitas umumnya. Desa-desa wisata akan kita siapkan fasilitas umum, ketika ini menjadi destinasi wisata, maka jalan, penerangan nanti akan kita cukupi,” jelasnya.
Hal ini diharapkan mampu menggugah desa-desa lainnya agar melahirkan berbagai wisata di daerahnya. Selain memperkuat ekonomi, lanjutnya, kegiatan ini juga mempunyai nilai positif lainya. Seperti lebih mempercantik dan menjadikan lingkungan lebih sehat.
“Menggugah masyarakat untuk bergerak, berwisata dan membangun daerahnya untuk menjadi destinasi wisata dengan mempercantik daerah atau desanya. Dan menjadikan warganya semangat untuk mengembangkan ekonomi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Malang itu menambahkan, untuk setiap desa yang sudah memiliki pariwisata maju, selanjutnya BUMDesnya juga akan turut mengikuti.
Baca Juga: Khofifah Berbagi Cerita, Lakukan Puasa dan Sedekah Bersama Kepala OPD Untuk Jatim Berkah
“Makanya desa wisata yang bagus, BUMDesnya akan jadi yang bagus juga,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto menilai, kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di masing-masing desa wisata yang telah dikunjungi perlu ditingkatkan.
"Desa wisata itu berbeda dengan wisata desa. Jadi, orang-orang kalau ke desa wisata ya berkeliling desa," ujar Purwoto.
Menurutnya, segala keunikan di masing–masing desa tersebut harus dijadikan atraksi wisata untuk menarik banyak pengunjung. Seperti kegiatan masyarakat yang hanya ada di desa tersebut
Baca Juga: Ratusan KK Terdampak Kekeringan, BPBD Malang Salurkan Bantuan Air Bersih
Oleh sebab itu, melalui jelajah wisata ini, Pemkab Malang juga melakukan pendampingan, pembinaan, dan sosialisasi cara mengelola desa wisata. Hal tersebut bertujuan agar pengunjung memiliki kenangan positif di desa itu.
Tak hanya itu, mereka juga diharapkan mampu mempromosikan desa wisata itu secara gratis.
"Seperti cara menyambut tamu yang datang. Intinya, tamu datang ke desa wisata harus dibuat nyaman," ucapnya. mlg
Editor : Redaksi