Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan dari PBB P2 Surplus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agung wara laksana Kabid pengendalian, penagihan dan pengembangan pendapatan daerah BPKPD
Agung wara laksana Kabid pengendalian, penagihan dan pengembangan pendapatan daerah BPKPD

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Dalam tiga tahun terakhir, realisasi penerimaan PAD (pendapatan asli daerah)  Kabupaten Pasuruan dari sektor Penarikan PBB P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan) terus melampaui target alias surplus.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala BPKPD Kabupaten Pasuruan, Akhmad Khasani melalui Kabid Pengendalian, Penagihan dan Pengembangan Pendapatan Daerah, Agung Wara laksana. Menurutnya, di tahun 2020, target APBD dari sektor PBB P2 sekitar Rp 67 milyar. Sedangkan realisasi nya mencapai sekitar Rp 77 milyar alias melebihi target hingga  114,45 persen.  

Setahun kemudian, realisasi penerimaan PAD juga mencapai 106,79 persen atau sebesar kurang lebih Rp 88 milyar. Padahal targetnya sudah dinaikkan dari tahun sebelumnya, yakni menjadi Rp 83 milyar. 

Berlanjut lagi di tahun 2022, BPKPD kembali menaikkan target penerimaan dari sektor PBB P2 sebesar Rp 95 milyar. Meski dinaikkan, namun realisasinya justru surplus 101,19 persen. Begitu pula di tahun 2023, meski baru semester pertama, namun realisasi penerimaannya sudah mencapai Rp 70 milyar atau sudah tembus di angka 72,88 persen.

"Rata-rata pertumbuhan realisasi PBB-P2 per tahun sebesar 12,12 persen. Target terus kita naikkan, tapi realisasinya juga surplus," kata Agung saat ditemui di ruangannya, Kamis (06/07/2023).

Capaian realisasi yang terus di atas target tahunan bulan hal yang mudah seperti membalikkan telapak tangan. Kata Agung, ada banyak upaya dan kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi yang terus dilakukan.

Kata Agung, kegiatan intensifikasi diprioritaskan pada optimalisasi dari basis pemungutan yang sudah ada diantaranya pemberian layanan yang mudah dan cepat, perluasan payment point secara non tunai maupun uang elektronik, sisir pajak sampai di pelosok desa, pemberian intensif fiskal bagi masyarakat dengan pemberian stimulus, pembebasan sanksi administrasi, hingga reward untuk desa/kelurahan dan kecamatan Lunas PBB maupun wajib pajak sebelum jatuh tempo.

Lain halnya dengan kegiatan ekstensifikasi. Agung menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih mengarah pada yang berkaitan dengan perluasan basis pemungutan pajak daerah seperti pendataan dan penilaian objek-objek potensial, pemanfaatan data dari instansi lain seperti IMB/PBB sebagai rujukan pemutakhiran data subjek/objek pajak sampai pemanfaatan media untuk sosialisasi mengenai kebijakan pemungutan pajak daerah.

"Dengan segala upaya dan kegiatan yang telah dilakukan, Insya Allah kami optimis bahwa penerimaan PBB di tahun ini akan memenuhi target yang telah ditetapkan," ujarnya.

Dengan tren positif yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir, BPKPD Kabupaten Pasuruan sangat berterima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah memahami betapa pentingnya melunasi PBB P2. Agung berucap bahwa jumlah wajib pajak di setiap tahunnya juga terus bertambah. Dan ditargetkan di tahun ini bisa menembus hingga 792.192 WP.

"Jumlah WP bisa kami ketahui dari Jumlah SPPT yang kami bagikan. Rata-rata pertumbuhan wajib pajak per tahun sebesar 0,72 persen," tegasnya. ris

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…