Bahaya Pakai Kosmetik yang Kedaluwarsa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta - Saat membeli kosmetik, apalagi yang harganya mahal, tak jarang perempuan memakainya dengan hati-hati. Mereka jadi lebih irit saat memakainya karena takut habis. Namun terkadang justru malah terlalu lama dipakai atau disimpan, malah membuat kosmetik kedaluwarsa. Bolehkah kosmetik kedaluwarsa ini tetap dipakai?

Allyssa Hawadi selaku Co-Founder dan Vice President of Public Relation dari Buttonscarves Beauty mengatakan ketika kosmetik dibuka dan terekspose udara, maka terhitung masa berlaku produk, misalnya 12 atau 24 bulan. "Makanya kalau teman-teman punya produk, didiemin di lemari, setahun tidak dibuka, tidak apa-apa," ujarnya dalam acara konferensi pers Buttonscarves Beauty "The Face of Buttonscarves Beauty", beberapa waktu lalu.

Namun Alyssa mengingatkan untuk tidak menggunakan produk yang sudah kedaluwarsa. Karena kosmetik yang kedaluwarsa sudah tidak bagus karena tumbuh jamur, bakteri dan lainnya. "Makanya kita jadi break out, make up-nya tidak bagus lagi, tidak sebagus pas awal," ujarnya.

Oleh karena itu, Alyssa menganjurkan untuk pakai kosmetik sewajarnya, tidak boleh terlalu irit atau di sayang-sayang. 

"Pakainya sat set saja. Jangan karena mahal nih sayang, ujung-ujungnya sayang karena dibuang karena sudah basi. Kalau sudah basi, sudah kadaluarsa, harus dibuang. Karena itu pakai makeup jangan disayang-sayang," ujarnya.

Lalu apa ciri kosmetik sudah kedaluwarsa? Menurut Alyssa kosmetik kedaluwarsa terkadang tidak terlihat. Contohnya maskara yang memiliki waktu kedaluwarsa 12 bulan.

"Kadang-kadang ciri-cirinya tidak terlihat. Ciri-cirinya baru kelihatan lima tahun kemudian, misalnya pas kita pakai mata kita bintitan. Tapi kan kita enggak mau nungguin sampai kenapa-napa," ujarnya.

Kosmetik kedaluwarsa terkadang tidak nampak secara kasat mata. Tidak seperti roti yang berjamur, warna dan bau berubah saat kedaluwarsa. "Maskara sudah 12 bulan namun masih segar, ya sudahlah enggak apa aku pakai, besoknya bintitan," ujarnya.hlt/na

Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…