Cuaca Panas, 3 Jemaah Haji Asal Kota Malang Meninggal di Tanah Suci

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi kegiatan jemaah haji saat di Tanah Suci. SP/ MLG
Illustrasi kegiatan jemaah haji saat di Tanah Suci. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI, Malang - Faktor kesehatan dan cuaca yang panas diduga menjadi penyebab tiga jemaah haji asal Kota Malang meninggal dunia di Tanah Suci. Salah satunya merupakan jemaah haji tertua dari Kota Malang. 

Adapun 3 jemaah yang meninggal itu yakni Sudirman Sukirno (63), Kartini Djirin Anwari (67) dan Rochim Faizun (88).

Ketiga jemaah haji asal Kota Malang tersebut dikabarkan meninggal ketika menjalani sunah sunah haji setelah menjalani puncak ibadah haji yakni Armina atau Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Pranata Humas Kemenag Kota Malang, M Nur Hidayat menjelaskan, kebanyakan jemaah haji memang mengalami penurunan kondisi keřsehatan setelah menjalankan rukun haji di Armina. 

Hal itu disinyalir karena cuaca di Armina yang dinilai sangat panas sehingga cukup menguras energi. "Rata-rata jemaah haji setelah di Armina mengalami kondisi seperti itu. Karena puncak haji cuaca di sana itu luar biasa ya, terkait temperatur sama aktivitas selama di sana," jelasnya.

Selain itu, dikatakannya, 1 jemaah merupakan rombongan dari kloter 71 dan 2 jemaah dari rombongan kloter 70.

“Dari informasi yang saya dapat rata rata karena sudah lansia. Memang ada penyakit bawaan dari para lansia yang meninggal ini. Seperti yang di kloter 70, yang berusia 63 tahun itu memiliki penyakit jantung,” ucapnya.

Sementara itu, saat ini pihaknya juga telah mengimbau kepada para jemaah haji dari Kota Malang yang totalnya ada 1.152 orang untuk menjaga stamina dengan mengurangi aktivitas berat jelang puncak ibadah haji di Armina.

“Karena Armina itu memang betul betul menguras tenaga,” ujarnya.

Untuk saat ini, Hidayat mengatakan bahwa para jamaah haji tengah menjalani sunah sunah ibadah haji. Dikatakan, para jemaah haji dari Kota Malang dijadwalkan akan kembali ke tanah air mulai 20 Juli 2023 mendatang.

Sebagai informasi, total ada  1.152 jemaah haji asal Kota Malang. Jumlah tersebut terbagi ke dalam 3 kloter, yakni kloter 70, 71 dan 72. 

Sementara itu, Kemenag Kota Malang  juga terus melakukan pengecekan kondisi kesehatan yang dinilai rentan. Dari datanya, setidaknya di setiap kloter ada sebanyak 50 orang yang dinyatakan rentan. 

"Setiap kloter kita kuotakan 50 orang untuk visitasi karena dinilai rentan. Rentannya bisa karena faktor usia atau punya penyakit bawaan," pungkasnya. dsy

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…