Gelombang Panas Sebabkan Peningkatan Risiko Serangan Jantung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta - Gelombang panas yang melanda belahan bumi utara akan meningkat minggu ini. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada Selasa (18/7/2023) mengatakan, gelombang panas menyebabkan suhu melonjak, peningkatan risiko serangan jantung, dan kematian.

WMO memperingatkan bahwa gelombang panas berada dalam fase awal. WMO memperkirakan suhu di Amerika Utara, Asia, Afrika Utara, dan Mediterania berada di atas 40 derajat Celcius untuk beberapa hari ke depan karena gelombang panas meningkat. Peningkatan ini menyebabkan suhu pada tengah malam dapat berada di atas 30 derajat di beberapa daerah minggu ini.

"Suhu malam yang tinggi berulang kali sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, karena tubuh tidak dapat pulih dari panas yang berkelanjutan. Hal ini menyebabkan peningkatan kasus serangan jantung dan kematian," kata Penasihat Panas Ekstrim Senior untuk WMO, John Nairn kepada wartawan di Jenewa.

Panu Saaristo dari International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) mengatakan, bayi, lansia, dan orang dengan kondisi kesehatan kronis berisiko tinggi terhadap suhu ekstrem. Lebih dari 60.000 orang Eropa mungkin telah meninggal dalam gelombang panas tahun lalu.

Saaristo mengatakan, IFRC menghubungi orang lanjut usia di Italia untuk memeriksa kesehatan mereka, membagikan air minum di Yunani dan membuat tempat berlindung bagi orang-orang yang terkena dampak kebakaran hutan di pulau Spanyol La Palma. 

Badan cuaca PBB mengatakan, rekor baru mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang.  Suhu tertinggi Eropa sebelumnya adalah 48,8 Celcius yang dicapai di Sisilia pada Agustus 2021 dan rekor global 56,7 Celcius tercatat di Death Valley, California pada Juli 1913.

Ditanya tentang apakah gelombang panas saat ini disebabkan oleh perubahan iklim, Nairn menggambarkan sistem cuaca "parkir" yang bergerak lambat sebagai hal yang tidak biasa.  "Ini bukan sistem cuaca normal Anda di masa lalu. Anda harus melakukan perbaikan iklim untuk mengubahnya," katanya.hlt/na

Berita Terbaru

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan bodi titanium yang 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya, namun dibekali baterai 800 mAh…

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Teriakan seorang wanita warga Desa Selopuro, RT 03 RW 03, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memecahkan sunyinya pagi subuh S…

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Jurgen Klopp secara resmi kembali melatih, menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool itu sudah…

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…