Pria Paruh Baya Tewas Mengenaskan Dalam Kondisi Terlentang di Resto Altoro

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas TIM Inafis saat mengevakuasi jenazah. SP/ Ariandi
Petugas TIM Inafis saat mengevakuasi jenazah. SP/ Ariandi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pria paruh baya tewas mengenaskan usai pesta miras di Resto Altoro Jalan Raya Kupang Indah Kel. Dukuh Kupang Kec. Dukuh Pakis Surabaya , Pada Kamis, (20/07/2023), akibatnya korban tewas terlentang dengan menggunakan kaos warna Hijau tosca dan celana trening warna hitam. 

Korban diketahui berinisial EKJ (46), Warga Dukuh Kupang Barat, Kel. Dukuh Kupang, Kec. Dukuh Pakis, Kota Surabaya dalam Kondisi Meninggal dunia. 

“Sekira pukul 23.00 Wib korban tiba di resto seorang diri menggunakan sepeda motor nopol L 52XX DXX mendatangi teman yang sudah berada di restoran Pak Riwin (tamu resto) bertemu makan dan minum serta minum jenis miras alkohol, dengan tubuh terlentang dengan menggunakan Kaos warna hijau Tosca dan Celana Training warna Hitam," Kata Kompol Moch. Irfan, Kapolsek Dukuh Pakis, Kamis (20/07/2023) saat dikonfirmasi melalui WhatsApp kepada wartawan harian surabaya pagi. 

Selanjutnya pada pukul 03.30 WIB, resto sudah tutup untuk korban dalam keadaan mabuk bilang ke satpam untuk istirahat dulu sebelum pulang, diizinkan tapi beristirahat di balkon depan pintu masuk resto dengan cara dibopong oleh satpam dan karyawan resto. 

“Setelah itu dibiarkan istirahat tidur terlentang namun pagi hari sekitar pukul 07.00 Wib, saat akan serah terima jaga Satpam pak Achmad (satpam jaga malam) dengan pak Ajis (satpam jaga pagi) dilakukan pengecekan didampingi manager operasional Pak Rexi, korban ditemukan sudah meninggal dunia," ujar Irfan. 

"Petugas Tim Inafis tiba di lokasi langsung melakukan proses identifikasi maupun pengecekan jenazah dan Setelah dilakukan proses identifikasi selanjutnya sebagai  jenazah langsung di bawa ke kamar jenazah RSUD. Dr. Soetomo menggunakan ambulance PMI serta keluarga mendampingi," jelasnya Irfan. 

"Untuk Kematian Korban kita masih belum memastikan tentang kematiannya, Kita Tunggu hasil Petugas TIM Inafis," papar Irfan. 

"Selanjutnya, sebagai tim inafis maupun kepolisian masih mendalami kronologi melalui CCTV di TKP bersama pihak pegawai Altoro dan untuk BB kendaraan korban diamankan pihak jarping," pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…