Sederhana, Wong Cilik Tentang Sosok Bupati Sampang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi.
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang– Tak terasa, sudah tak lama lagi. Saat dimana seluruh masyarakat menyalurkan hak pilihnya dalam kontestasi memilih Bupati di Pilbup Sampang tahun 2024. Lalu, sudah terbayangkah sosok pemegang tongkat M 1 seperti apa yang diinginkan masyarakat?

Berikut ini hasil wawancara Surabayapagi, kepada kalangan pengayuh becak, pedagang pasar dan masyarakat pedesaan di Kabupaten Sampang. Munarwi (50), seorang pengayuh becak yang biasa mangkal di terminal Sampang, berharap memiliki bupati yang bisa memperhatikan nasib masyarakat kecil.

Salah satunya dengan memberikan bantuan modal usaha. Serta memiliki program yang memungkinkan anak keluarga miskin bisa bersekolah dengan layak.

“Saya harap bisa memberikan bantuan kepada kita para tukang becak, baik berupa modal usaha atau bantuan buat sekolah anak,” katanya, Sabtu (22/7/2023).

Tentang kepemimpinan Bupati H. Slamet Junaidi, pria asal Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Kota Sampang ini cukup berhasil. Khususnya di sektor pariwisata dan penataan pasar, Berobat gratis, Beasiswa prestasi serta infrastruktur diwilayah Kabupaten Sampang mulai mulus. Sumiyati (55), pedagang minuman di Pasar Juklanten, mengaku mengidam-idamkan bupati yang bisa memberi bantuan modal usaha. Menurut warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan kota Sampang, setelah pandemi Covid-19, permodalan menjadi sangat vital.

Mengingat semakin merosotnya kemampuan daya beli masyarakat. “Yang paling penting itu modal mas, kalau dagang di pasar kayak gini butuh modal apalagi kita pendapatan tidak menentu, jadi sering kesulitan masalah modal,” ungkapnya.

Sementara itu, Isnaini (51), pedagang tempe di Pasar Srimangunan menginginkan bupati yang mampu melakukan pemerataan pembangunan. Dia mencontohkan, saat ini pembangunan sektor pariwisata sudah sangat maju. Namun perhatian terhadap kenyamanan dan kondisi pasar dia rasa masih kurang.

“ Sampang ini sudah bagus, wisatanya juga banyak, tapi kita yang di pasar ini juga harus diperhatikan,” ungkapnya. Selain para pengayuh becak dan pedagang pasar, kalangan orang Desa pun juga memiliki harapan yang besar Sampang bisa dipimpin bupati yang peduli terhadap pembangunan di daerah pinggiran.

“Bupati yang terpilih nanti, saya harap adalah sosok yang memperhatikan pembangunan desa. Terutama tentang akses jalan,” kata Asy' ari (26), warga Desa Karang Penang, Kecamatan Karang Penang.

Menurutnya, masyarakat petani didaerah pinggiran, sangat membutuhkan infrastuktur jalan yang layak. Yang mampu memudahkan dalam pengangkutan hasil panen.

“Saya kebetulan petani cabai, kalau mau angkut cabai sulit menuju jalan besar karena jalannya rusak. Tapi, jalan Kabupaten Omben- Sokobanah sudah mulus. Semoga bupati saat ini lanjut dua periode supaya jalan pertanian bisa layak agar menjadi petani hebat bermartabat,"pintanya.gan

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…