SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pria bernama Suwaji yang yang diketahui seorang pengangguran asal Desa Balun Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sukses menipu tiga orang janda kaya. Dirinya menipu tiga janda kaya dan menggondol kendaraan berupa motor hingga mobil.
Kendaraan yang berhasil digasak lalu dijual. Hasilnya untuk kabur ke beberapa daerah dan mencari korban baru. Salah satu korbannya adalah SW (43), warga Desa Tambakboyo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Suwaji rupanya kerap berpindah-pindah kota untuk mencari mangsanya. Namun, sepandai-pandainya Suwaji menghindari petugas, dirinya pun akhirnya dibekukan pihak kepolisian.
“Saya terus pindah dari kota satu ke kota lainya hingga tertidur di terminal dibangunkan petugas. Tanya kenal saya ndak, saya jawab tidak. Kemudian saya langsung dibawa petugas. Saya sudah tiga janda tang saya tipu,” kata Suwaji.
Kronologi Penangkapan, Dibekukan Polisi Saat Tertidur di Terminal
Saat proses penangkapan pelaku, Suwaji, dirinya pun diketahui tengah tertidur lelap di kursi ruang tunggu Terminal Kertonegoro Ngawi pada Jumat (21/07/2023). Petugas yang sudah tahu keberadaannya pun langsung membangunkannya setelah 15 menit menunggu.
Dengan polosnya, Suwaji menjawab tak kenal dengan orang yang membangunkan dia. Akhirnya, tanpa perlawanan Suwaji pun pasrah saat diamankan Satreskrim Polres Ngawi.
Sementara itu, SW, janda sekaligus korban, baru mengenal pelaku dan menjalin hubungan asmara 3 bulan lamanya. Kemudian, motornya raib digondol pacarnya. SW pun melaporkan kejadian itu pada polisi pada 1 Januari 2023 lalu.
Saat ini, Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono, mengungkapkan pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Lantaran, diduga ada banyak korban lain selain SW.
“Benar pelaku kami tangkap saat pelaku sedang tidur di Terminal Kertonegoro Ngawi. Pelaku ini melakukan tindak pidana tipu gelap. Diduga banyak korban lain ya, selain yang sudah melapor ke kami. Diduga ada korban juga di Cepu dan Semarang,” kata Agung, Selasa (25/07/2023)
Agung pun berpesan pada masyarakat agar tak semudah itu menyerahkan aset pada orang lain. Baik yang sudah kenal sekalipun, seharusnya tetap waspada. dsy
Editor : Desy Ayu